Kerbau Ditembak Mati Karena Ngamuk di Makale Tana Toraja

Kerbau tersebut terpaksa ditembak mati Anggota Sabhara Polres Tana Toraja karena mengamuk saat hendak akan disembelih.

Kerbau Ditembak Mati Karena Ngamuk di Makale Tana Toraja
HANDOVER
Kerbau ngamuk di acara pesta rambu solo dan ditembak mati oleh personel Polres Tana Toraja, Selasa (9/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunToraja.com, Risnawati

TRIBUNTORAJA.COM, MAKALE - Seekor kerbau ngamuk di acara pesta Rambu Solo (prosesi upacara kematian) di Kampung Tombang Leppangan, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Selasa (9/10/2018).

Kerbau tersebut terpaksa ditembak mati Anggota Sabhara Polres Tana Toraja karena mengamuk saat hendak akan disembelih.

"Kerbau itu awalnya hendak disembelih pada acara rambu solo Almarhumah Agustina, namun mengamuk serta melarikan diri hingga satu kilometer dari lokasi acara," ujar Kanit Tipiring Sat Sabhara AIPTU Daniel Pelu, Rabu (10/10/2018).

Salah satu warga Ruben Patintingan melaporkan kejadian kerbau ngamuk ke pos penjagaan Mapolres Tana Toraja karena khawatirkan kerbau akan melukai masyarakat dan merusak barang yang dilalui.

"Personel Polres kemudian menggiring kerbau ke pekarangan gereja Advent Makale dan mengikatkan tali keleher kerbau," tambah Daniel.

Atas dasar koordinasi pemilik kerbau dengan pihak kepolisian, kemudian kerbau ditembak mati menggunakan senjata laras panjang, sebanyak dua kali tembakan. (*)

Penulis: Risnawati M
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved