Kelelahan, Relawan Banser NU Mamuju Meninggal di Lokasi Korban Gempa

Setelah bertugas selama empat hari dengan kondisi sangat melelahkan, Hermawan tiba-tiba kesakitan dan dilarikan ke rumah sakit.

Kelelahan, Relawan Banser NU Mamuju Meninggal di Lokasi Korban Gempa - relawan-banser-mamuju_20181010_155930.jpg
dok.tribun
Tim Relawan Satkornas Banser Tanggap Bencana (Bagana) menemui keluarga sahabat almarhum Hermawan di kediamannya, Karossa, Kecamatan Karossa, Kabupatèn Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (10/10/2018).
Kelelahan, Relawan Banser NU Mamuju Meninggal di Lokasi Korban Gempa - relawan-banser-mamuju2_20181010_160506.jpg
dok.tribun
Orangtua sahabat almarhum Hermawan, Mudding, menerima bantuan dari Korlap Satkornas Banser Tanggap Bencana (Bagana) Abdul Rauf kediamannya, Karossa, Kecamatan Karossa, Kabupatèn Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat, Rabu (10/10/2018).

Abdul Rauf
Korlap Satkornas Banser Tanggap Bencana (Bagana)
Melaporkan dari Mamuju Tengah

Kader Barisan Serbaguna (Banser) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Barat (Sulbar), Sahabat Hermawan, meninggal dunia dalam misi kemanusiaan di Mamuju, Sulbar.

Rabu (10/10/18), pukul 10.15 wita, Tim Relawan Satkornas Banser Tanggap Bencana (Bagana) menemui keluarga sahabat almarhum Hermawan di kediamannya, Karossa, Kecamatan Karossa, Kabupatèn Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat.

Turut hadir, sahabat Muhtadin Bahar, Wakil Ketua Lembaga Wakaf Ansor (LWA) Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Detaseman Wanita Banser (Denwatser) Sahabat Nurhikmah, Anggota Banser Enrekang Sahabat A Dedi, A Rahmat, serta sahabat Eko dari Banser Maros.

Sahabat almarhum Hermawan adalah kader Banser GP Ansor Nahdlatul Ulama (NU) Mamuju sejak tahun 2016. Dia kelahiran Karossa, Mamuju Tengah.

Oleh Ketua Wilayah PW GP Ansor Sulawesi Barat Sudiman AZ, Hermawan ditugaskan di Bagian Logistik Bandara Mamuju pascabencana gempa.

Setelah bertugas selama empat hari dengan kondisi sangat melelahkan, Hermawan tiba-tiba kesakitan dan dilarikan ke rumah sakit pada hari keempat peristiwa Gempa dan Tsunami Palu, Senin (7/10/2018). Namun, dalam perjalanan ke rumah sakit, nyawanya sudah tidak tertolong lagi.

Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor turut berduka Cita kehilangan salah satu kader terbaiknya dalam hal penanganan darurat bencana.

PP GP Ansor memberikan santunan dan hadiah umrah orangtua almarhum, Mudding. Ini bagian dari apresiasi kepada sahabat almarhum Hermawan.(*)

Editor: AS Kambie
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved