Kasatpol PP Bantaeng Minta Orangtua Perketat Pengawasan Anak

Abdullah memberi imbauan itu usai menjaring sejumlah pelajar yang ketahuan tengah asyik hisap lem.

Kasatpol PP Bantaeng Minta Orangtua Perketat Pengawasan Anak
edi hermawan/tribunbantaeng.com
Kasatpol PP dan Damkar Bantaeng, Abdullah 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantaeng mengimbau para orangtua siswa agar lebih mengawasi anaknya.

Kasatpol PP dan Damkar Bantaeng, Abdullah memberi imbauan itu usai menjaring sejumlah pelajar yang ketahuan tengah asyik hisap lem.

"Kami berharap para orangtua pelajar bisa lebih mengawasi anaknya. Tidak serta Merta melepas begitu saja kepada pihak sekolah," ujarnya kepada TribunBantaeng.com, Rabu (10/10/2018).

Menurutnya, pendekatan dan edukasi kekeluargaan dianggap adalah salah satu upaya yang bisa ditanamkan agar menjadi pelindung dari pengaruh lingkungan luar.

Dukungan orangtua terkait pola perilaku anak dianggap sangat efektif, sebab hubungan emosional antara mereka tentu sangat dekat.

Baca: Asyik Ngelem, 13 Pelajar SMP di Bantaeng Terjaring Razia

Baca: Berkeliaran saat Jam Sekolah, Enam Pelajar di Luwu Terjaring Razia Satpol PP

"Dengan upaya pendekatan oleh orangtua, kami lebih optimis perilaku anak bisa berubah," tambahnya.

Selain itu, pihak sekolah juga diharapkan bisa lebih meningkatkan pengawasan kepada para pelajar ketika berada di sekolah.

Dia menyarankan agar jam istirahat tetap dihabiskan pada areal sekolah, tidak dengan membiarkan siswa keluar sekolah.

Karena dengan meninggalkan sekolah itulah menjadi potensi mereka melakukan tindakan yang tidak seharusnya.

"Biasanya kan baku janji-janji dengan temannya diluar sekolah. Sehingga sebaiknya jam istirahat pun harusnya dihabiskan didalam areal sekolah," tuturnya.

Sehingga, diharapkan setelah siswa pulang sekolah itu sudah betul-betul kembali kerumah. Tidak dengan masih keluyuran, seperti berkumpul pada fasilitas-fasilitas umum.(*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved