Anak Istrinya Maccaleg di NasDem, Ketua Golkar Jeneponto Ngaku Pasrah Jika Disanksi

NH tak segang-segang memberikan sanksi kepada pengurus yang mengkampanyekan caleg lain.

Anak Istrinya Maccaleg di NasDem, Ketua Golkar Jeneponto Ngaku Pasrah Jika Disanksi
muslimin emba/tribunjeneponto.com
Ketua Golkar Jeneponto, Iksan Iskandar 

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Muslimin Emba

TRIBUNJENEPONTO.COM, BINAMU - Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Partai Golkar Sulsel, Nurdin Halid mengungkapkan akan memberikan sanksi kepada ketua Golkar yang mengampanyekan caleg partai lain. 

Bahkan, NH tak segang-segang memberikan sanksi kepada pengurus yang mengkampanyekan caleg lain. 

"Ini adalah adalah konsekuensi dari sistem multi partai tapi kami akan berikan sanksi kalau memang terbukti mengkampanyekan partai lain," katanya di Four Point by Sheraton Hotel, Jl Andi Djemma, Makassar, Sulsel, baru-baru ini.

Seperti diketahui, sejumlah keluarga dan kerabat ketua Golkar kabupaten di Sulsel mencalonkan diri sebagai calon legislatif pada Pileg 2019.

Bahkan beberapa dari mereka, mencaleg melalui partai lain. Seperti yang dilakukan istri dan anak Ketua Golkar Jeneponto Iksan Iskandar.

Istri Iksan Iskandar, Haja Hamsyiah Iksan, mencalonkan diri sebagai calon anggota DPR RI dari partai NasDem. Begitu juga dengan anak Iksan Iskandar, Isman Triyadi Iksan yang mencalonkan diri sebagai calon anggota DPRD Provinsi Sulsel dari Partai NasDem.

Lalu apa tanggapan Iksan terkait warning atau ancaman sanksi yang dilontarkan Nurdin Halid?

Baca: Nasdem Sulsel Juga Haramkan Paket Caleg Lain

Baca: 2 Caleg Hanura dan 1 Nasdem Makassar Kampanye di Jalan Terlarang

Ditemui di rumah jabatan Bupati Jeneponto, Jl Lanto Dg Pasewang, Kecamatan Binamu, Jeneponto, Iksan Iskandar mengaku pasrah jika harus disanksi.

"Saya pelajari dulu, tapi bagaimana yah, terserah dia, mau dikasih sanksi atau tidak," katanya.

Menurutnya, ia tidak bisa mengarahkan apalagi melarang anggota keluarganya untuk menentukan sikap politiknya.

"Yang pasti itu hak politik keluarga sebagai anak bangsa, mereka (istri dan anak saya) punya hak azasi, hak politik, saya tidak mungkin paksakan harus warna ini warna itu, terserah dia (keluarga saya)," ungkapnya.

Ia pun mengaku pasrah dan siap menerima konsekuensi partai jika harus menerima sanksi akibat dua anggota keluarganya yang mengendarai partai lain.

"Ya kalau sanksinya harus sama saya, apa boleh buat," ujarnya bergegas menuju kantor DPRD Jeneponto untuk menghadiri rapat.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help