Aliansi Masyarakat Desa Bolang Tuding Polres Enrekang Masuk Angin

Itu lantaran, penghentian sementara terhadap penyelidikan kasus tersebut lantaran bukti yang diperoleh saat ini belum kongkret.

Aliansi Masyarakat Desa Bolang Tuding Polres Enrekang Masuk Angin
Muh Azis Albar/Tribunenrekang.com
Aliansi masyarakat Desa Bolang kembali mendatangi Mapolres Enrekang, Kelurahan Puserren, Kecamatan Enrekang, Selasa (9/10/2019). 

Laporan Wartawan TribunEnrekang.com Muh Azis Albar

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG - Kepolisian Resort (Polres) Enrekang memastikan menghentikan proses penyelidikan kasus dugaan korupsi anggaran Desa Bolang, Kecamatan Malua, Kabupaten Enrekang.

Itu lantaran, penghentian sementara terhadap penyelidikan kasus tersebut lantaran bukti yang diperoleh saat ini belum kongkret.

Selain itu, sesuai hasil audit dari tim TP4D yakni BPKP atau Inspektorat memang ditemukan ada dugaan penyalahgunaan senilai Rp 107 juta, namun uang tersebut telah dikembalikan ke negara.

Menanggapi hal itu, Tokoh Aliansi Masyarakat Desa Bolang, Iswaldi, mengaku heran dengan pemberhentian penyelidikan kasus tersebut setelah uang kerugian negara dikembalikan.

Menurutnya, sesuai Pasal 4 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 junto UU Nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak pidana korupsi.

Di pasal tersebut menyebutkan, pengembalian kerugian keuangan negara atau perekonomian negara, tidak menghapuskan pidana terhadap pelaku tindak pidana korupsi tersebut.

"Jadi walaupun tersangka telah mengembalikan kerugian Negara atau uang pengganti sebelum atau sesudah dilakukan penyidikan, maka seharusnya proses hukum tetap dilanjutkan," kata Iswaldi kepada TribunEnrekang.com, Rabu (10/10/2018).

Ia menjelaskan, jika benar pihak Enrekang'>Polres Enrekang memberhentikan kasus karena uang kerugian negara sudah dikembalikan, maka bisa diprediksi semua pelaku korupsi bisa dengan mudah merajalela di Enrekang.

Karena cara tersebut bukan suatu efek jera kepada pelaku korupsi, sebab mereka masih di berikan kelonggaran untuk bebas jika sudah membayar atau mengembalikan uang negara

"Kalau Enrekang'>Polres Enrekang betul-betul nekat akan memberhentikan kasus ini tanpa alasan yang jelas, maka kami Aliansi Masyarakat Bolang bersama dengan LSM dan Mahasiswa akan melakuakan presure ke tingkat Polda," ujarnya.

Ia pun menduga, ada hal yang tak beres dalam pengungkapan kasus tersebut sehingga diberhentikan.

"Kalau seperti ini kami jadi curiga, jangan sampai Enrekang'>Polres Enrekang masuk angin dalam kasus ini," tuturnya.

Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help