Sudah 4 Bulan Warga Kalmas Pangkep Terisolir karena Aturan Ini

Penyebabnya karena banyaknya kejadian kapal tenggelam yang terjadi di perairan Indonesia khususnya di Sulsel

Sudah 4 Bulan Warga Kalmas Pangkep Terisolir karena Aturan Ini
munjiyah/tribunpangkep.com
Dermaga pangkep 

TRIBUNPANGKEP.COM, LIUKANG KALMAS - Sudah empat bulan kapal pemuat barang tujuan Kecamatan Kalmas tidak bisa lagi memuat penumpang.

"Iya itu sudah berlangsung selama empat bulan terakhir ini sehingga mengakibatkan warga Kalmas terisolir," kata Warga Kalmas, Hafsul dikonfirmasi TribunPangkep.com, Selasa (9/10/2018).

Penyebabnya karena banyaknya kejadian kapal tenggelam yang terjadi di perairan Indonesia khususnya di Sulsel, Syahbandar memperketat Surat Persetujuan Berlayar (SPB).

"Pasca kejadian banyaknya kapal tenggelam itu diperketat sekarang sama Syahbandar karena alasan keselamatan penumpang," ungkapnya.

Jika kapal pemuat barang tidak lagi beroperasi memuat penumpang maka, warga Kalmas tidak lagi dapat bepergian karena kapal Perintis rute Kecamatan Liukang Kalmas tidak ada.

Hanya rute Kecamatan Liukang Tangaya Pangkep yang ada sebanyak tiga unit kapal Perintis.

"Dulu sebelum banyak kejadian Syahbandar masih memperbolehkan tetapi sejak banyaknya kejadian dan aturan ketat itu kami warga Kalmas merasa benar-benar terisolir. Kami harap Pemkab segera mencari solusinya," jelasnya.

Kecamatan Liukang Kalmas adalah salah satu kecamatan terjauh Pangkep. Perjalanan laut ditempuh kira 48 jam lamanya.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help