Sukri Sappewali Laporkan Andi Ikhwan ke Polda Sulsel

Laporan kepolisian tersebut atas dugaan pencemaran nama baik melalui ITE yang diduga telah dilakukan Ikhwan.

Sukri Sappewali Laporkan Andi Ikhwan ke Polda Sulsel
handover
Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali melalui kuasa hukumnya Andi Raja Nasution, melaporkan Andi Ikhwan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel, Minggu (7/10/2018) sore. 

Laporan Wartawan TribunBulukumba.com, Firki Arisandi

TRIBUNBULUKUMBA.COM, UJUNG BULU - Status facebook oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bulukumba, Andi Ikhwan As, berbuntut laporan kepolisian.

Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali melalui kuasa hukumnya Andi Raja Nasution, telah melaporkan Andi Ikhwan ke Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Sulsel, Minggu (7/10/2018) sore.

Laporan kepolisian tersebut atas dugaan pencemaran nama baik melalui Informasi Transaksi Elektronik (ITE), yang diduga telah dilakukan Ikhwan.

"Untuk sementara pemilik akun facebook atas nama Andi Ichwan AS yang kami laporkan dan bahwa saat ini baru satu yang kita laporkan terkait dugaan pencemaran nama baik, tapi saya yakin dalam proses penyelidikan atas kasus tersebut akan berkembang," kata Andi Raja Nasution.

Baca: Dituding Terlibat Dugaan Suap Rp 49 M di Kementerian PUPR, Begini Reaksi Bupati Bulukumba

Baca: Jumlah Kekayaan Idrus Marham yang Jadi Tersangka Kasus Suap Proyek PLTU

Kasus ini berawal ketika Andi Ikhwan mengunggah status bahwa dirinya telah melakukan suap untuk pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) di Kementerian PUPR sebesar Rp 49 miliar.

Dalam unggahannya itu, ia menyebutkan bahwa dirinya mendapat rekomendasi dari Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali.

Belakangan ini, kasus tersebut kembali mencuat, setelah Andi Ikhwan mengunggah pengakuan bahwa telah melaporkan dugaan suap itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menurut Andi Raja Nasution, berita tentang suap yang dituduhkan kepada bupati berlatar belakang militer itu tidaklah benar.

"Karena anggaran yang dituduhkan sebesar Rp 49 miliar tidak pernah ada dan tidak pernah turun ke Kabupaten Bulukumba. Dan atas tuduhan ini telah mencemarkan nama baik AM Sukri Sappewali baik secara pribadi maupun sebagai seorang pejabat negara," jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga mengaku bahwa ke depan pihaknya juga bakal melaporkan beberapa media yang menerbitkan berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Meski demikian, AM Sukri Sappewali belum memberikan tanggapannya terkait laporan tersebut.

Namun, saat dihubungi TribunBulukumba.com, beberapa waktu lalu, ia memang mengaku bakal melaporkan kasus ini kepada yang berwajib.(*)

Penulis: Firki Arisandi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help