Kabag Hukum Pemkab Bantaeng Laporkan Akun Facebook Penyebar Hoaks

Bagian Hukum Pemkab Bantaeng melaporkan pemilik akun hiaks yang mencatut nama Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin.

Kabag Hukum Pemkab Bantaeng Laporkan Akun Facebook Penyebar Hoaks
Edi Hermawan/TribunBantaeng.com
Kabag Hukum Pemkab Bantaeng, Muh Rivai Nur 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG -Bagian Hukum Pemkab Bantaeng melaporkan pemilik akun hoaks yang mencatut nama Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin.

Akun Facebook bernama Ilham Azikin Solthan itu dilaporkan ke Polres Bantaeng karena dianggap telah meresahkan dengan menyebarkan kabar hoaks.

Laporan itu dimasukkan oleh Kabag Hukum Pemkab Bantaeng, Muh Rivai Nur di SPKT Polres Bantaeng, Senin (8/10/2018) sore.

Dia mengatakan bahwa pelaku telah mengganggu keamanan dan ketertiban di Bantaeng dengan menyebarkan berita hoaks melalui status media sosial.

Apalagi pelaku menggunakan foto Bupati Bantaeng, Ilham Azikin yang mengenakan pakaian Korpri lengkap dengan simbol kenegaraannya.

"Selain telah membuat resah warga Bantaeng, akun ini juga telah menghina lembaga negara," ujarnya kepada TribunBantaeng.com.

Rivai berharap Kepolisian bisa segera melacak pemilik akun itu dan memberikan sanksi sesuai dengan hukum yang berlaku.

Mantan aktivis HPMB itu juga meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial.

"Jika menerima informasi di media sosial, sebaiknya melakukan cek dan ricek terlebih dulu," tambahnya.

LBH Butta Toa juga bakal ikut mendampingi kasus tersebut. Seperti pernyataan salah satu anggotanya, Sunanta Rahmat.

Dia berharap kepolisian bisa segera bertindak cepat untuk menemukan pemilik akun tersebut, sebab pemilik akun ini telah menyebarkan hoaks dengan menggunakan simbol-simbol negara.

"Akun ini menyebarkan hoaks dengan menggunakan simbol negara. Hal ini bisa meresahkan warga di Bantaeng," tuturnya.

Sebelumnya, akun facebook "Ilham Azikin Solthan" menyebarkan berita hoaks berupa imbauan kepada warga Bantaeng untuk meninggalkan area pesisir.

Lewat status akun tersebut menyebut bahwa telah terlihat tanda gempa dan tsunami di Bantaeng. (*)

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help