Gempa di Sulteng

Bupati Luwu Timur Bawa 44 Truk Bantuan Logistik ke Palu Sulteng

Puluhan relawan Luwu Timur juga diberangkatkan untuk membantu penanganan pascagempa di Sulteng.

Bupati Luwu Timur Bawa 44 Truk Bantuan Logistik ke Palu Sulteng
ivan ismar/tribunlutim.com
Bupati Luwu Timur, Thorig Husler sebelum melepas 44 truk bantuan logistik untuk korban gempa dan tsunami Palu di Lapangan Merdeka, Jl Sam Ratulangi, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (8/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Ada 44 truk bantuan logistik Kabupaten Luwu Timur dikirim ke lokasi bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Senin (8/10/2018).

Bupati Luwu Timur, Thorig Husler yang melepas bantuan tersebut di Lapangan Merdeka, Jl Sam Ratulangi, Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Bantuan berupa beras, mi instan, pakaian, selimut, air kemasan, makanan dan perlengkapan bayi dan bantuan barang lainnya.

"Hari ini kita mengirim lagi bantuan untuk saudara kita yang menjadi korban gempa dan tsunami," kata Husler dalam sambutan.

Baca: Sapma PP Luwu Bantu Korban Pengungsi Korban Gempa Sulteng

Baca: Anak Muda Tanete Bulukumba Konser Penggalangan Dana untuk Korban Gempa Palu

Puluhan relawan Luwu Timur juga diberangkatkan untuk membantu penanganan pascagempa di Sulteng.

"Bagi relawan selamat bertugas di lokasi bencana. Mohon jaga nama baik daerah kita Luwu Timur," imbuh Husler.

Hadir Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, Ketua DPRD Amran Syam, Sekretaris Daerah Bahri Suli, Kapolres Luwu Timur AKBP Leonardo Panji Wahyudi dan jajarannya.

Husler-Irwan juga membawa jajarannya menuju Palu membawa bantuan sekaligus melihat langsung kondisi korban pasca gempa dan tsunami.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur, Muh Zabur mengatakan masih ada mobil yang belum terdata masuk membawa bantuan.

"Di kecamatan banyak mobil bantuan yang belum masuk datanya ke kami," ujarnya.(*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help