AMPSB Ancam Tutup Paksa Aktivitas Tambang di Sungai Bila Sidrap

Hal tersebut disampaikan AMPSB saat mendatangi DPRD Sidrap, di Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Maritengngae

AMPSB Ancam Tutup Paksa Aktivitas Tambang di Sungai Bila Sidrap
HANDOVER
Aliansi Masyarakat Peduli Sungai Bila (AMPSB) mendatangi DPRD Sidrap, di Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (8/10/2018). 

Laporan Wartawan TribunSidrap.com, Amiruddin

TRIBUNSIDRAP.COM, MARITENGNGAE - Aliansi Masyarakat Peduli Sungai Bila (AMPSB) mengancam akan menutup paksa aktivitas tambang di Sungai Bila, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Hal tersebut disampaikan AMPSB saat mendatangi DPRD Sidrap, di Jl Jenderal Sudirman, Kecamatan Maritengngae, Sidrap, Senin (8/10/2018).

"Sudah ada surat Plt Bupati Sidrap, Dollah Mando pada 4 Oktober lalu, yang meminta aktivitas tambang di Sungai Bila dihentikan dan mereklamasi lingkungan kepada empat penambang. Tetapi hingga hari ini masih beroperasi," kata Koordinator AMPSB, Andi Kengkeng kepada TribunSidrap.com.

Lanjut Andi Kengkeng, pihaknya mengancam menutup paksa aktivitas tambang di Sungai Bila, jika tidak ada langkah tegas dari pihak yang berwenang.

"Kami meminta pihak Polres Sidrap beserta instansi terkait menghentikan aktivitas tambang di Sungai Bila paling lambat 10 Oktober. Jika tidak ada langkah tegas, kami akan mengambil alih penutupan dan penertiban paksa," ujarnya.

Sekadar diketahui, Sungai Bila terletak di Desa Bila Riase, Kecamatan Pitu Riase, Sidrap. Tepatnya sekitar 36 km, ke arah timur pusat kota Sidrap.

Di Sungai Bila terdapat bendungan, yang digunakan warga setempat untuk mengairi ribuan hektare sawah.

Penulis: Amiruddin
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved