Pemilu 2019

Bawaslu Sulsel Jadikan Mantan Pelaku Poltik Uang Sebagai Duta Anti Money Politic

Bawaslu Pusat merilis 35 kasus dugaan politik uang di seluruh Indonesia pada Pilkada Serentak 2018.

Bawaslu Sulsel Jadikan Mantan Pelaku Poltik Uang Sebagai Duta Anti Money Politic
abdiwan/tribuntimur.com
Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan menggelar Rapat koordinasi pengawasan tahapan pemilihan umum tahun 2019 di hotel Horizon Ultima Jalan Jendral Sudirman Makassar, beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan mengajak pelaku politik uang yang pernah terjerat hukum di Sulsel menjadi Duta Anti Money Politic.

"Mereka kita ajak menjadi duta anti politik uang. Mereka akan berbicara tentang dampak dari politik uang yang ia lakukan dulu," ungkap Komisioner Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad, Selasa (2/10/2018).

Diketahui, Bawaslu Pusat merilis 35 kasus dugaan politik uang di seluruh Indonesia pada Pilkada Serentak 2018.

Dari total 35 kasus itu, delapan terjadi di Sulawesi Selatan.

"Gerakan ini adalah pencegahan, karena lebih baik mencegah dari pada menindak. Urusan penindakan jelas ada gakummdu bawaslu setiap daerah," kata Saiful.

Baca: Antisipasi Politik Uang dan Isu SARA di Pemilu, Bawaslu Gendeng Ormas Islam

Hanya saja, Saiful mengaku belum melakukan komunikasi terhadap para mantan pelaku politik uang.

Dia masih fokus melakukan kerjasama dengan tokoh masyarakat dan tokoh agama.

"Dalam waktu dekat kita komunikasikan dengan mereka (pelaku politik uang). Mereka kita ajak untuk sosialisasi ke daerah-daerah nantinya," lanjut Saiful.

"Jadi hanya mereka yang pernah terjerat hukum menjadi duta anti politik uang," tambah Saiful.(ziz)

Penulis: Abdul Azis
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved