Alumni SMAK Makassar akan Reuni Perdana di Bantimurung

Ikatan Alumni Sekolah Menengah Analisis Kimia (SMAK) Makassar akan menggelar reuni perdana dan dipusatkan di Kabupaten Maros

Alumni SMAK Makassar akan Reuni Perdana di Bantimurung
ansar/tribun-timur.com
Sejumlah pengunjung dari berbagai daerah memadati kawasan Air Terjun Bantimurung, Maros, Minggu (17/6/2018). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBU - TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ikatan Alumni Sekolah Menengah Analisis Kimia (SMAK) Makassar akan menggelar reuni perdana dan dipusatkan di Kabupaten Maros Sulawesi Selatan, yang berada di Taman Nasional Bantimurung.

Kegiatan reuni ini akan berlangsung pada 6 - 7 Oktober 2018 mendatang dengan melibatkan para alumni, dengan dihadiri setiap angkatan atau lulusan SMAK yang berdomisili di Jalan Pampang Raya Makassar.

"Kegiatan ini akan dihadiri sebanyak 100 peserta alumni sekolah menengah analis kimia makassar yang sudah tersebar dari berbagai daerah di seantero nusantara, termasuk turut melibatkan perwakilan pihak sekolah, kata Panitia Pelaksana, Amran Yasin dalam rilisnya..

Ditambahkan, pemilihan tempat perdana di bantimurung sebagai salah satu objek wisata terbesar di sulsel, dan mengajak rekan rekan alumni pulang menghirup udara pagi, serta menikmati kesejukan air alam Bantimurung.

Sementara itu, para ahli kimia yang dijadwalkan hadir adalah orang yang sudah berkecimpung dalam merintis atau menganalisis, termasuk sangat mahir dalam menentukan jenis dan jumlah komponen atas keilmuan yang dimiliki.

Kegiatan ini mengangkat tema " workshop kopi dan sharing analsty experince " yang ditujukan berbagi pengalaman dan acara perdana yang digagas oleh pengurus inti IKA SMAK ini akan berkelanjutan dengan tema yang lebih menarik.

Menurut Bachtiar Husain, alumninya sudah tersebar seluruh indonesia bahkan ada yang berdomisili di luar negeri, maka untuk mempererat tali silaturahmi kita meramu acara ini untuk tetap mengakrabkan kembali maka di buatlah acara ngopi camp, ungkap Ketua IKA SMAK Makassar.

" Istilah ngopi diambil sebagai simbol keakraban dan kesatuan antar alumni, dan mereka berbagai latar belakang profesi, ada yang analis di lab perusahaan tambang dalam dan luar negri, perusahaan semen, analis di lab instansi pemerintah bahkan menjadi pengusaha. Termasuk distributor bahan dan alat kimia dan kesehatan ", tutup Bahtiar.

Penulis: Hasan Basri
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved