Tingkatkan Kompetensi Lulusan SMK, Toyota Galakkan Kelas Budaya Industri

Toyota berharap Program Kelas Budaya Industri ini turut meningkatkan mutu keterampilan dan kemampuan para siswa SMK di bidang industri.

Tingkatkan Kompetensi Lulusan SMK, Toyota Galakkan Kelas Budaya Industri
HANDOVER
Toyota Indonesia bersama Yayasan Toyota dan Astra (YTA) menggalang kerja sama dengan sejumlah SMK untuk membuka Kelas Budaya Industri. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Toyota Indonesia bersama Yayasan Toyota dan Astra (YTA) menggalang kerja sama dengan sejumlah SMK untuk membuka Kelas Budaya Industri.

Keberadaan kelas ini diharapkan mampu menyelaraskan praktek pengajaran di SMK dengan dengan cara merasa, berpikir, bekerja dan kinerja dunia industri.

Sehingga para lulusan SMK bisa mudah terserap dengan baik untuk bisa segera bekerja khususnya di industri otomotif.

Wakil ketua Dewan Pembina YTA sekaligus Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, dalam rilisnya, Rabu (26/9/2018) menuturkan, Toyota berharap Program Kelas Budaya Industri ini turut meningkatkan mutu keterampilan dan kemampuan para siswa SMK di bidang industri.

"Selain akan meningkatkan angka penyerapan kerja untuk kebutuhan tenaga terampil di industri otomotif bagi para lulusan SMK, program ini juga merupakan inisiatif Toyota Indonesia menyikapi tantangan di dunia ketenagakerjaan Indonesia saat ini,” katanya.

Baca: Kalla Toyota Tawarkan Diskon 40 Persen untuk Pergantian Saringan AC

Peresmian Kelas Budaya Industri SMKN I Purworejo tersebut merupakan yang kedua setelah sebelumnya TAM, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan YTA juga telah meresmikan program yang sama di SMK Tunas Bangsa, Pati, Jawa Tengah.

Rencananya, program ini akan dikembangkan secara nasional.

Namun untuk tahap awal, kerjasama baru dilakukan di 15 SMK di Jawa.

“Kami berusaha untuk mendukung geliat ekonomi Indonesia salah satunya melalui pembentukan kualifikasi tinggi lulusan vokasi melalui Kelas Budaya Industri dimana praktik-praktik di dalam industri diperkenalkan sejak dini,” ujarnya.(*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help