Dinas PU: Oktober, Betonisasi Poros Turikale-Tanralili Difungsikan

pembangunan tiga gorong -gorong di jalan yang sudah dibetonisasi tersebur belum rampung

Dinas PU: Oktober, Betonisasi Poros Turikale-Tanralili Difungsikan
Ansar/Tribunmaros.com
pengendara dari arah Turikale menuju Tanralili putar arah saat melintas jalan Bambu Runcing, lantaran jembatan jalan beton tidak rampung. 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Pengendara dari arah Maros kota menuju ke Tanralili diimbau supaya tidak melintas di jalan Bambu Runcing, Kelurahan Pettuadae, Turikale, Rabu (26/9/2018).

Pasalnya, pembangunan tiga gorong -gorong di jalan yang sudah dibetonisasi tersebur belum rampung. Hal tersebut membuat akses terputus.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maros, Muetazim mengatakan, perampungan betonisasi dan gorong-gorong tidak bisa dipaksakan. Pasalnya, cor dasar gorong-gorong belum kuat.

Setelah cor dasar sudah kuat dan mememuhi standar, kontraktor baru bisa masuk ketahap perampungan. Tahap perampungan meluputi pemasangan besi dan cor bagian atas gorong-gorong.

"Tidak bisa juga dipaksakan selesai secepatnya. Saat ini kan, baru dasarnya yang sudah dicor. Jadi harus benar-benar kering dulu, baru bagian atas dicor," katanya.

Mus menyampaikan, masalah tersebut muncul akibat permintaan warga setempat. Perencanaan awal, pembagunan hanya fokus pada betonisasi.

Namun saat sementara pengerjaan beton, warga mengusulkan pembuatan gorong-gorong dengan alasan kerap banjir. Permintaan tersebut dikabulkan.

"Itu sebenarnya sudah tidak sesuai dengan perencanaan. Awalnya kan, hanya beton saja. Tapi ada usulan pembuatan gorong-gorong. Makanya, kami kerjakan lagi," katanya.

Mus mengatakan, masa kontrak pembagunan juga baru berakhir pada Oktober mendatang. Kontraktor masih memiliki kesempatan selama sebulan.

Halaman
123
Penulis: Ansar
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help