VIDEO: Uji Coba Jaringan 4G Plus Indosat Ooredoo di Sulsel Tanpa Buffering

Hingga saat ini, Indosat Ooredoo telah membangun jaringan 4G Plus di hampir seluruh wilayah Sulsel.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Indosat Ooredoo membuktikan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas jaringan dan pelayanan dalam mendukung kegiatan digital di SUlsel dengan menambah dan memodernisasi semua jaringan ke jaringan 4G Plus.

Perluasan jaringan 4G Plus di wilayah Sulsel adalah kelanjutan dari ekspansi yang dilakukan oleh Indosat Ooredoo dalam pemerataan jaringan 4G Plus di luar Pulau Jawa.

Hingga saat ini, Indosat Ooredoo telah membangun jaringan 4G Plus di hampir seluruh wilayah Sulsel.

Area yang sudah ter-cover jaringan terbaru 4G Plus Indosat Ooredoo tersebar di 21 Kabupaten dan 138 Kecamatan meliputi wilayah Makassar, Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Selayar, Maros, Barru, Pare-Pare, Sidrap, Bone, Sinjai, Sopeng, dan Sengkang.

Perluasan jaringan baru ini terdiri dari sites untuk jaringan 4G Plus baru dan sites untuk jaringan 3G yang dimodernisasi menjadi jaringan 4G Plus.

Penambahan dan perluasan jaringan baru 4G Plus di wilayah Sulsel memiliki keunggulan di kecepatan dan stabilitas jaringan, sehingga pelanggan dapat menikmati internetan lebih cepat, lebih stabil, dan dengan jaringan yang terbaik.

Head of Region Kalimantan & Sumapa Indosat Ooredoo, Prio Sasongko dalam jumpa pers di salah satu kafe di bilangan Jl Mappayukki Makassar, Kamis (20/9/2018) mengerti masyarakat Sulsel saat ini senang mengobrol lewat video call dan menonton video online dari smartphone mereka, namun tidak suka jika jaringan lambat dan harus menunggu buffering video.

"Oleh karena itu kami mempercepat pengembangan dan perluasan jaringan baru 4G Plus ini di Sulsel meliputi 21 kabupaten, sehingga kecepatan internet dari jaringan 4G Plus Indosat Ooredoo dapat dirasakan oleh seluruh pelanggan," katanya.

Uji coba jaringan pun dilakukan. Bagaimana hasilnya, yuk nonton livenya. (*)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help