Tolak Eksekusi Lahan 100 Hektare, Irfan AB dan Warga Cambalagi Maros Zikir Bersama

Doa dan zikir bersama tersebut digelar lantaran warga Cambalagi was-was dengan adanya kabar eksekusi lahan yang akan dilakukan oleh PN.

Tolak Eksekusi Lahan 100 Hektare, Irfan AB dan Warga Cambalagi Maros Zikir Bersama
HANDOVER
Warga Dusun Cambalagi, Desa Tupabiring, Bontoa, Maros, menggelar doa dan zikir bersama, sebagai bentuk penolakan eksekusi lahan seluas 100 hektare oleh Pengadilan Negeri (PN), Rabu (19/9/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ansar Lempe

TRIBUN TIMUR.COM, MAROS - Warga Dusun Cambalagi, Desa Tupabiring, Bontoa, Maros, menggelar doa dan zikir bersama, sebagai bentuk penolakan eksekusi lahan seluas 100 hektare oleh Pengadilan Negeri (PN), Rabu (19/9/2018).

Kegiatan yang berlangsung di sekolah DDI Wal Irsyad tersebut, dihadiri Legislator PAN Sulsel Irfan AB, pihak Kodim 1422 dan Polres Maros dan MUI serta ratusan warga.

Irfan mengatakan, doa dan zikir bersama tersebut digelar lantaran beberapa hari terakhir, warga Cambalagi was-was dengan adanya kabar eksekusi lahan yang akan dilakukan oleh PN.

"Hari ini, saya bersama warga Cambalagi ikuti doa dan zikir bersama. Semoga pemukiman warga tidak dieksekusi," katanya.

Baca: Tolak Eksekusi Lahan, Warga Cambalangi Datangi PN Maros Bawa Parang

Irfan berharap, semua pihak terkait dapat mencarikan solusi terkait permasalahan tersebut. Pasalnya, lahan yang akan dieksekusi meliputi pemukiman, masjid dan pesantren.

Koordinator Forum Maros Bersatu, Abrar Rahman mengatakan, warga sekitar tidak mau pemukiman dan empang dieksekusi oleh pengadilan.

Luas lahan yang dieksekusi juga tidak jelas, harusnya hanya 35 hektare, namun beredar kabar mencapai 100 hekatare.

Berdasarkan, putusan hakim luas lahan yang akan dieksekusi semuanya perbatasan dengan sungai.

"Sejengkal tanah pun, kami tidak akan membiarkannya dieksekusi," katanya.

Baca: Dimingi-imingi Kerja di Bali, Uang Warga Maccopa Maros Rp 5,3 Juta Raib

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved