CITIZEN REPORTER

Merumuskan Metode Ajar Sekolah Anak Negeri di Kaki Gunung Bawakaraeng

Di bawah suhu 10 derajat celcius yang sangat dingin, semangat anak-anak muda itu tak surut.

Merumuskan Metode Ajar Sekolah Anak Negeri di Kaki Gunung Bawakaraeng
dokumen Lentera Negeri
Para relawan Sekolah Anak Negeri berkumpul di Lembanna, Kabupaten Gowa. Berlangsung selama dua hari, 15-16 September 2018. 

Bintang Hadi Putra
Relawan Lentera Negeri
Melaporkan dari Lembanna

Di ujung pekan, pusat perbelanjaan seperti mal adalah tempat adem bagi warga kota. Apatah lagi anak muda.

Tak saja sejuk, tapi pula komplit. Latar untuk berfoto sangat banyak. Memotret sahabat cocok pula. Menggoda seseorang juga bisa.

Tapi ternyata tak semua begitu. Malah ada yang berani menjemput terik matahari siang dan dinginnya malam yang menusuk serta menghabiskan malam di dalam tenda.

Lalu sibuk merumuskan gelisah bagaimana merumuskan metode yang tepat untuk penerapan materi yang baik di Sekolah Anak Negeri tiap minggunya.

Juga membahas lebih dalam tentang kendala yang selama ini menjadi batu sandungan dalam perjalanan program Sekolah Anak Negeri.

Lentera Negeri
Lentera Negeri (dokumen Lentera Negeri)

Mereka menyadari, tidak semua orang bisa semudah Kak Seto dalam menanamkan nilai kepada anak-anak.

Tidak semua orang pun sekreatif Pak Toto Rahardjo dalam merumuskan materi yang menarik untuk anak didik.

Tapi bukankah itu hanya masalah waktu dan niat? Mereka yang kini ahli di bidangnya adalah orang-orang yang selalu tekun belajar dan selalu mencoba. Bukan orang-orang yang merasa puas dengan pencapaiannya.

Itulah yang dilakukan Lentera Negeri pada Sabtu dan Minggu, 15-16 September 2018, di Desa Lembanna. Desa ini merupakan kaki Gunung Bawakaraeng.

Sisi Lain Kehidupan di Jepang

Mahasiswa Teknik Unhas Ikuti Short-Term Study di Okayama, Jepang

Halaman
12
Penulis: CitizenReporter
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved