Mahfud MD Bertemu Tokoh dan Pendekar Madura di Makassar, Bicara Pilpres

“Perantau Madura, jangan main politik dulu. Nanti kalau mau Pilpres, tunggu arahan saya,”  kata Prof Dr Mahfud MD

Mahfud MD Bertemu Tokoh dan Pendekar Madura di Makassar, Bicara Pilpres
dok_tribun-timur/fian
Pengurus Perhimpunan Keluarga Indonesia Madura (Perkim) Makassar silaturahim dengan tokoh nasional kelahiran Madura Prof Dr Mahfud MD di RM Lae-Lae, Makassar, Rabu (19/9/2018) siang. (dok_tribun-timur) 

MAKASSAR, TRIBUN – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) periode 2008-2013, Prof Dr M Mahfud MD (61 tahun), Rabu (19/9/2018) siang, bersilaturahim dengan tokoh masyarakat dan pendekar asal Pulau Madura, Jawa Timur, di Makassar, Gowa dan Takalar.

Pria kelahiran Sampang, Madura 13 Mei 1957 ini, bertemu dengan 20-an tokoh perantau asal Pulau Garam itu di Rumah Makan Lae-Lae, Jl Datu Museng, Kelurahan Losari, Kecamatan Ujungpandang, Makassar.

Baca: Bawakan Kuliah Umum di Unibos, Mahfud MD Singgung Otak dan Watak

“Kita bisa bersilaturahim di sini atas jasa Pak Aksa Mahmud, jadi seringlah silaturahim dan merapat ke Pak Aksa, jadikan beliau orangtua di perantauan,” kata Mahfud, yang datang ke Makassar untuk memberi kuliah umum di Universitas Bosowa (Unibos) dan Keluarga Alumni HMI (KAHMI) Sulsel, kemarin.

Persatuan Kekeluargaan Indonesia Madura (Perkim) Sulsel bersilaturahmi dengan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof Dr Mahfud MD dan Founder Bosowa Aksa Mahmud bertemu dengan tokoh masyarakat Madura di Rumah Makan Lae Lae, Jl Datu Museng, Makassar, Sulsel, Rabu (19/9/2018).
Persatuan Kekeluargaan Indonesia Madura (Perkim) Sulsel bersilaturahmi dengan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Prof Dr Mahfud MD dan Founder Bosowa Aksa Mahmud bertemu dengan tokoh masyarakat Madura di Rumah Makan Lae Lae, Jl Datu Museng, Makassar, Sulsel, Rabu (19/9/2018). (HANDOVER)

Paguyuban keluarga perantau Madura yang terabung dalam Perhimpunan Keluarga Indonesia Madura (Perkim) Sulsel yang hadiri antara lain, Haji Hasan Nimas (ketua), Drs Wahid Effendy (wakil ketua), Hasanuddin SE ( sekretaris), Alwi Alfian (bendahara), Hasan Basri (wakil bendahara), dan pengurus lain Haji Heru Edianto, Nasir Hasan, M Usman, Hajjah Sri Rahmaniah, dan diperkenalkan juga pelatih bela diri anak-anak Madura di Makassar,

“Ini ada pendekar silat asal Sampang, Cak Slamet,” ujar Alwi kepada Tribun.

Baca: Blak-blakan Mahfud MD Setelah Mahkamah Agung Loloskan Caleg Bekas Koruptor

Di hadapan Mahmud MD, Ketua Perkim Sulsel, menyebutkan perantau Madura di Sulsel sudah ada sejak dekade 1950-an. Mereka sudah beranak pinak dengan warga Bugis-Makassar, dan Mandar.

“Ada sekitar 1.000 kepala keluarga, sebagian besar pedagang, tukang cukur, dosen, PNS, tukang sate dan aparat,” ujar Haji Hasan.

Wakil Ketua Perkim Wahid Effendi menyebut ini bukan kali pertama bertemu dengan Mahfud MD.
“Beberapa tahun lalu, kita sudah bertemu dan minta nasihat. Kita juga laporkan Perkim sudah terdaftar di Kemenkum HAM tahun ini, sering komunikasi dengan gubernur, wali kota dan ulama, termasuk Puang Makka yang kami jadikan penasihat,” ujarnya.

Pengurus Perhimpunan Keluarga Indonesia Madura (Perkim) Makassar silaturahim dengan tokoh nasional kelahiran Madura Prof Dr Mahfud MD di RM Lae-Lae, Makassar, Rabu (19/9/2018) siang.
Pengurus Perhimpunan Keluarga Indonesia Madura (Perkim) Makassar silaturahim dengan tokoh nasional kelahiran Madura Prof Dr Mahfud MD di RM Lae-Lae, Makassar, Rabu (19/9/2018) siang. (dok_tribun-timur)

Kepada perantau Madura, Mahfud yang juga mantan Menteri Hukum dan Perundang-undangan (20 Juli 2001 – 23 Juli 2001), Menteri Pertahanan RI (26 Agustus 2000 – 20 Juli 2001) ini berpesan agar perantau Madura untuk tidak larut dalam politik praktis.

Baca: Mahfud MD Mengaku Tak Bisa Tolak Ajakan Aksa Mahmud

Salah seorang pengurus Perkim Sulsel, Alwi Alfian mengutip pesan tokoh akademisi dan mantan Ketua Umum DPP PKB itu, “Jangan main politik dulu. Nanti kalau mau Pilpres, tunggu arahan saya,” ujar Mahfud yang sempat jadi figur kuat Wakil Presiden RI pendamping Joko Widodo di Pilpres April 2019 nanti.

Usai acara, pengurus Perkim foto bersama dengan Mahfud MD dan Aksa Mahmud.
Kebetulan, di ruangan lain juga bergabung tiga kader senior HMI dan KAHMI, Ferry Mursidan Baldan, Sudirman Said, dan M Said Didu.(ian)

Penulis: Alfian
Editor: Thamzil Thahir
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved