Diteriaki Agen, Bos Abu Tour Hanya Diam di Ruang Sidang

Bos PT Amanah Bersama Umat (Abu Tour dan Travel) terdakwa kasus dugaan penipuan, penggelapan dan tindak pidana pencucian uang

Diteriaki Agen, Bos Abu Tour Hanya Diam di Ruang Sidang
HASAN
Pengadilan Negeri Makassar menggelar sidang perdana Bos PT Abu Tour Hamzah Mamba, Rabu (19/09/2018). 

Laporan Wartawan Tribun TImur Hasan Basri

TRIBUN - TIMUR.COM, MAKASSAR - Teriakan maling, perampok kembalikan uangku dan berangkatkan jamaah" terdengar lantang saat Hamzah Mamba menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Makassar, Rabu (19/09/2018) sekitar pukul 13.30 Wita.

Hanya saja, Bos PT Amanah Bersama Umat (Abu Tour dan Travel) terdakwa kasus dugaan penipuan, penggelapan dan tindak pidana pencucian uang jamaah umrah ini tetap membisu.

Hamzah Mamba dengan mengenakan rompi baju tanahan warna merah hanya terdiam dan fokus mendengarkan materi dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Makassar, yang berlangsung hampir dua setengah jam.

Suasana riuh terjadi ketika Hamzah Mamba memasuki ruang sidang utama Pengadilan Negeri Makassar.

Para agen yang berasal dari berbagai provinsi meminta agar Hamzah dihukum mati atau seumur hidup.

Baca: CEO Abu Tours Didakwa Tiga Pasal Berlapis

Di hadapan Majelis Hakim yang dipimpin langsung Denny Lumban Tobing dan dua hakim anggota lainya, Doddy Hendrasakti dan M Salam Giri, Jaksa Penuntut Umum menjerat terdakwa dengan pasal berlapis.

"Ada tiga pasal yang dikenakan, yaitu pasal 372,378 dan pasal tindak pidana pencucian uang. Untuk ancaman hukumanya minimal empat tahun dan maksimal 20 tahun penjara,' kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ulfa.

Hamzah Mamba dinyatakan terbukti bersalah melakukan tindak pidana penipuan, penggelapan dan pencucian uang milik 96 ribu lebih jamaah umrah dari 16 provinsi yang gagal diberangkatkan.

Dalam Dakwaan JPU sebagaimana dalam keterangan saksi di berita acara pemeriksaan (BAP) penyidik Kepolisian, bahwa para jamaah melalui agen telah menyetor uang kepada Abu Tour senilai Rp 1,2 T baik secara tunai maupun transfer melalui rekening bank.

Namun dana itu, terdakwa gunakan untuk kepentingan pribadi, sehingga 96 ribu lebih jamaah di 16 Provinsi terlantar.

Dana Jamaah diduga sebagian dipakai untuk jalan jalan dan dipakai untuk kepentigan lainya.

Baca: Agen Abu Tour Teriaki Hamzah Mamba Perampok di Ruang Sidang

Pantauan Tribun, pembacaan dakwaan berlangsung hampir dua jam setengah dengan isi dakwaan 49 lembar yang dibacakan secara bergantian oleh enam orang Jaksa Penuntut Umum.

Di ruang persidangan diramaikan puluhan agen dan mitra Abu Tours dari berbagai provinsi di Indonesia yang menjadi korban penipuan dan penggelapan Hamzah Mamba.

Berdasarkan informasi diperoleh Tribun,beberapa agen yang hadir yakni dari Jawa Timur, Medan,Jakarta, Kalimantan, Palu dan beberapa daerah lainya.(san)

Penulis: Hasan Basri
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help