ALFI Sulselbar Dorong Makassar Jadi Hub Jalur Laut KTI

Makassar sudah bisa melakukan direct call atau pengiriman langsung ke beberapa negara.

ALFI Sulselbar Dorong Makassar Jadi Hub Jalur Laut KTI
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Muhammad Fadhly Ali

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Asosiasi Logistik dan Forwarder (ALFI) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Sulselbar) menilai sudah saatnya Makassar menjadi hub kapal berkapasitas besar jalur laut di Kawasan Indonesia Timur (KTI).

Hal ini beralasan, mengingat dengan menjadi hub, Makassar menjadi pusat konsolidasi muatan di KTI untuk diekspor.

Makassar sudah bisa melakukan direct call atau pengiriman langsung ke beberapa negara.

Ketua ALFI Sulselbar, Syaifuddin Saharudi yang ditemui belum lama ini menyorot masih belum optimalnya rute tol laut di KTI.

"Selama ini kan hub kapal besar swasta masih di Surabaya. Sehingga rutenya, pelabuhan Makassar hanya transit saja. Seharusnya pemerintah bisa memikat kapal besar untuk menjadikan Makassar sebagai hub. Sehingga rutenya dari Makassar kembali ke Makassar,” katanya via rilis, Rabu (19/9/2018).

Baca: Pascaikuti Kebijakan B20, ALFI Sulselbar Minta Alat Pemisah Air untuk Truk

Bila itu jadi kenyataan, beberapa rute pelayaran bisa menjadi lebih singkat, dan devisa hasil ekspor juga lebih besar karena barang ekspor tercatat dikirim dari pelabuhan Makassar.

"Barang-barang ekspor masih banyak yang cuma transit di Makassar, lalu dikirim ke Surabaya untuk ekspor. Jadi, barang dari KTI, tercatat diekspor dari Surabaya,” kata Ipho sapaanya.

Pemerintah memang sudah mencanangkan program tol laut dengan membuka 13 rute. Namun, sebagian besar di KTI, masih dengan hub Surabaya.

Tercatat, 10 dari 13 rute tol laut masih dengan hub Tanjung Perak Surabaya.

Baca: Rias Wajah 2 Artis Dalam Sehari, Bubah Alfian Banjir Pujian di Instagram

"Daripada terus mensubsidi kapal tol laut, pemerintah juga harus memikat kapal besar swasta untuk datang ke Makassar dan menjadikan daerah sebagai hub," katanya.

"Kapal swasta itu cuma perlu dipancing. Kalau mereka melihat pasarnya bagus, dengan sendirinya mereka akan pindah ke sini,” lanjutnya.

Fasilitas pelabuhan di Makassar sudah cukup memadai untuk jadi hub. Apalagi tahun ini Makassar New Port akan diresmikan.

"Kalau bukan saat ini kapan lagi," ujarnya. (aly)

Penulis: Muhammad Fadly Ali
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved