Kasus ATK dan Makan-minum, Erwin Hayya Dituntut 2 Tahun Penjara

Dalam kasus itu, Erwin diduga melakukan order fiktif demi kepentingan pribadi

Kasus ATK dan Makan-minum, Erwin Hayya Dituntut 2 Tahun Penjara
abdiwan/tribuntimur.com
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Erwin Syarifuddi Hayya, mulai menjalani sidang perdana kasus dugaan korupsi pengadaan alat tulis kantor dan uang makan dan minum, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar, JL Kartini, Kecamatan Ujung Pandang Selasa (26/08/2018). Sidang perdana ini dilaksanakan dengan agenda pembacaan dakwaan. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD) Kota Makassar, Erwin Hayya, dituntut hukuman dua tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Makassar.

Pembacaan tuntutan itu digelar di Pengadilan Tipikor Makassar, Selasa (18/9/2018), dengan agenda pembacaan tuntutan dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pengadaan alat tulis kantor (ATK) dan uang makan dan minum lingkup Pemerintah Kota Makassar.

Selain itu terdakwa Erwin Hayya dituntut hukuman membayar denda sebesar Rp 50 juta dan uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 300 juta subsider sembilan bulan kurungan penjara.

Kuasa hukum terdakwa, Bachtiar, menilai tuntutan hukuman dari JPU tersebut terlalu berat terhadap kliennya. "Pasti kita ajukan pembelaan pada sidang pekan depan," katanya.

Dalam kasus itu, Erwin diduga melakukan order fiktif demi kepentingan pribadi. Pada proses pemeriksaan saksi dan penggeledahan oleh polisi di awal Januari lalu, polisi menemukan uang Rp 300 juta di ruang BPKAD Pemkot Makassar.

Uang itulah yang diduga dana setoran dari proyek pengadaan ATK dan makan minum pemkot yang dilakukan terdakwa. Lima persen uang setoran itu juga diduga diberikan kepada perusahaan pemenang tender proyek.

Selain itu ditemukan sejumlah mata uang asing senilai Rp 700 juta. Sejak ditetapkan tersangka, Erwin langsung ditahan di Mapolda Sulsel.(*)

Editor: Ridwan Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved