Dekat SUTET, Wakil Ketua I DPRD Tolak Rencana Pembangunan RSUD di Atue

Lokasi yang akan dibangun rumah sakit terdapat Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Dekat SUTET, Wakil Ketua I DPRD Tolak Rencana Pembangunan RSUD di Atue
ivan ismar/tribunlutim.com
Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Muh Siddiq BM 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Rencana pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) tipe C di Desa Atue, Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Tmur, Sulawesi Selatan ditolak Wakil Ketua I DPRD Luwu Timur, Muh Siddiq BM.

Lokasi yang akan dibangun rumah sakit terdapat Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET).

Adapun bahaya dan ancaman yang bisa ditimbulkan jika terlalu dekat menara atau kabel SUTET yaitu ancaman tersengat listrik bertegangan tinggi.‎

Bahaya lainnya adalah gangguan kesehatan organ akibat radiasi gelombang elektromagnetik pada kabel dan menara SUTET.‎

Baca: Satker Janji Bakal Perbaiki Ruas Jalan Rusak di Barru Akibat Proyek Rel Kereta Api

Baca: Pelindo Mulai Kerjakan Proyek Penambahan Terminal Peti Kemas Lontangnge

"Kita sarankan rumah sakit dibangun di wilayah dalam Kota Malili saja," kata Siddiq kepada TribunLutim.com, di Warkop Adhyaksa Malili, Selasa (18/9/2018).

Apalagi lokasi di Desa Atue juga belum disetujui oleh DPRD Luwu Timur. Adapun lokasi tersebut ditentukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Luwu Timur.

Adanya rumah sakit di Kota Malili, kata Siddiq akan menunjang perkembangan Kecamatan sebagai ibukota kabupaten.

Sebagai informasi lahan untuk rumah sakit disiapkan 10 ha namun baru 4 Ha yang dibebaskan pemerintah.

Adapun anggaran yang disiapkan untuk pembangunan RSUD sekitar Rp 500 miliar.(*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved