Antre di Sumur Kecil, Warga Bontomanai Jeneponto: Airnya Keruh dan Bau, Malam Kita Gatal-gatal

Warga terlihat antre mengais air dari galian sumur kecil di dasar sungai yang mengering sejak sebulan lalu.

Antre di Sumur Kecil, Warga Bontomanai Jeneponto: Airnya Keruh dan Bau, Malam Kita Gatal-gatal
muslimin emba/tribunjeneponto.com
Warga Kampung Nangka-Nangka, Dusun Bontomanai, Desa Balumbungan, Kecamatan Bontormaba, Jeneponto, Sulawesi Selatan, antre air di sumur kecil, Selasa (18/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunJeneponto.com, Muslimin Emba

TRIBUNJENEPONTO.COM, BONTORAMBA - Warga Kampung Nangka-Nangka, Dusun Bontomanai, Desa Balumbungan, Kecamatan Bontormaba, Jeneponto, Sulawesi Selatan, kesulitan air bersih.

Pantauan TribunJeneponto.com, Selasa (18/9/2018) sore, sejumlah warga nampak membawa ember dan jerigen menuju sungai kampung setempat.

Bukan untuk mengambil air di aliran sungai. Melainkan warga terlihat antre mengais air dari galian sumur kecil di dasar sungai yang mengering sejak sebulan lalu.

"Adamiki dua minggu ini antre bergilir begini ambil air di sini (sumur kecil di dasar sungai), karena sumur yang sering kita tempati ambil air juga sudah kering, ini sungai juga sudah kering," kata warga, Nurmawati (39).

Air dari sumur kecil yang diandalkan warga setempat, rupanya tidak layak konsumsi. "Kita lihat sendirimi kasihan karena keruh baru bauh airnya, baru kalau malam itu biasa kita gatal-gatalmi kasihan," ujarnya.

Baca: PDAM Pangkep Bakal Tambah Armada Tangki Air Layani Warga Saat Kemarau

Baca: Kemarau, PDAM Barru Siapkan Mobil Tangki Air Buat Warga

Sementara warga lainnya yang turut antri, Puji (35), berharap agar Pemerintah  Daerah Jeneponto dapat menyalurkan bantuan air bersih.

"Kita harapannya ada bantuan air bersih dari pemerintah kasihan, karena kalau begini biar masak susah apalagi mandi," tuturnya.

Ada puluhan kepala keluarga yang kesulitan air bersih di dusun itu, beberapa warga setempat juga ada yang mengandalkan sumur bor. Namun sumur bor yang diandalkan juga menurut Puju, debit airnya juga mulai berkurang.

Sekadar diketahui, BMKG Wilayah IV Makassar telah mengumumkan bakal terjadi hari tanpa hujan (HTH) yang cukup panjang di Sulsel.

HTH pendek berkisar antara 1-5 hari tampa hujan, sedang HTH panjang hingga 60 hari tanpa hujan. Satu daerah yang diprediksi terdampak akibat HTH panjang itu yaitu di Jeneponto, khususnya Desa Bangkalaloe, Kelurahan Benteng, Bulu Jaya, Tarowang, dan Kelara.(*)

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help