Wakil Ketua KNPI Gowa Harap Pilpres Jadi Ajang Pendidikan Demokrasi Untuk Masyarakat

Pengalaman Pilgub 2018 di Gowa bisa dijadikan rujukan pelajaran bagi masyarakat tentang cara bedemokrasi yang baik dan benar.

Wakil Ketua KNPI Gowa Harap Pilpres Jadi Ajang Pendidikan Demokrasi Untuk Masyarakat
handover
Wakil Ketua III KNPI Kabupaten Gowa, Fachrul Razy

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Pemilihan Presiden Republik Indonesia (Pilpres RI) bakal digelar pada tahun 2019 mendatang.

Sejumlah tokoh pemuda pun mengutakarakan pesan dan harapannya untuk kesuksesan penyelenggaraan pesta demokrasi yang digelar lima tahun sekali itu. Tak terkecuali, Wakil Ketua III KNPI Kabupaten Gowa, Fachrul Razy.

Menurutnya, momentum Pilpres harus senantiasa dijadikan sebagai ajang pendidikan untuk semakin mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi, meningkatkan persatuan, dan menjunjung tinggi sikap saling menghargai perbedaan. Terkhusus di Kabupaten Gowa.

"Semua elemen masyatakat Gowa harus terlibat mewujudkan cita-cita suci itu. Jangan justru menjadikan Pilpres sebagai alat untuk memuaskan hasrat dan kepentingan pribadi," katanya dalam rilisnya ke tribun-timur.com, Senin (17/9/2018).

Baca: Fokus Pileg, Partai Garuda Tak Urus Pilpres 2019

Baca: Kapolda Harap Sulsel Masuk Zona Hijau Pilpres dan Pileg 2019

Apalagi, Gowa merupakan salah satu potret kabupaten yang masyarakatnya terkenal dengan kesolidan dan semangat persatuannya.

"Jangan sampai hal itu terkikis dikarenakan adanya ulah oknum yang justru menggiring isu Pilpres ke arah perpecahan," jelasnya.

Oleh karenanya, lanjut Fachrul, masyarakat harus dijauhkan dan dihindarkan dari segala hal yang berpotensi memecah belah. Termasuk saol isu SARA dan hoax.

"Apapun alasanya, isu SARA tak boleh hadir mewarnai perhelatan Pilpres. Di sisi lain, masyarakat harus pula diajari memilah informasi, agar tidak mudah percaya dengan berita hoax," tutur Sekretaris Umum PMII Cabang Gowa ini.

Fachrul menambahkan, pengalaman Pilgub 2018 di Gowa bisa dijadikan rujukan pelajaran bagi masyarakat tentang cara bedemokrasi yang baik dan benar.

"Pascaselesainya Pilgub 2018 kemarin, Gowa tetap dalam keadaan kondusif dan aman. Kondisi ini patut dipertahankan dan dijadikan alat rujukan untuk pesta demokrasi berikutnya," tuturnya.(*)

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help