Hanya 35 Kursi, 352 Bacaleg di Luwu Utara Bakal 'Terkapar'

AKBP Boy FS Samola, tak ketinggalan mengajak semua calon dan masyarakat bersama-sama menyukseskan pileg.

Hanya 35 Kursi, 352 Bacaleg di Luwu Utara Bakal 'Terkapar'
chalik mawardi/tribunlutra.com
Para bacaleg dan calkades di acara deklarasi pemilu dan pilkades damai di Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, Minggu (16/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, diprediksi bakal berlangsung ketat.

Dalam daftar calon sementara (DCS) yang sudah diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Utara, terdapat 387 bakal calon anggota legislatif (bacaleg) yang akan mengikuti pileg.

Mereka berasal dari 13 partai politik dan akan bersaing di empat daerah pemilihan.

387 bacaleg tersebut akan memperebutkan 35 kursi yang ada di DPRD Luwu Utara. Artinya, sebanyak 352 bacaleg bakal tak kebagian kursi alias gagal.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, ketika menghadiri Deklarasi Pemilu dan Pilkades Damai yang digelar oleh KPU bekerjasama dengan Polres Luwu Utara, Minggu (16/9/2018) kemarin, mengajak semua calon menjaga seluruh tahapan pileg.

Baca: 387 Bacaleg di Luwu Utara Perebutkan 35 Kursi DPRD

Baca: DPD Partai Berkarya Sulsel Tetap Akomodir Bacaleg Eks Napi Koruptor

"Mari kita jaga pemilu ini menjadi pemilu yang bermartabat. Pemilu yang bermartaban dan berintegritas kita mulai dalam setiap tahapan," katanya.

Kapolres Luwu Utara, AKBP Boy FS Samola, tak ketinggalan mengajak semua calon dan masyarakat bersama-sama menyukseskan pileg.

"Mari kita sukseskan pemilu dan menjaga daerah ini," tuturnya. Salah satu bacaleg, Kadding, mengaku sudah siap kalah dan menang.

"Kami hanya bisa bekerja dan berdoa. Masyarakat yang menentukan pilihan. Secara pribadi saya siap menang dan juga kalah," tuturnya.(*)

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved