Rupiah Melemah, LKBHMI Gowa Minta Pemerintah Terbitkan Perpu

Inti dari Perpu memberi kewenangan BI untuk mengawasi dan mengontrol devisa dan bukan hanya mencatat devisa.

Rupiah Melemah, LKBHMI Gowa Minta Pemerintah Terbitkan Perpu
sanovra/tribuntimur.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Lembaga Konsultan Bantuan Hukum Mahasiswa Islam (LKBHMI) Gowa Raya, meminta pemerintah mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu ) 24 tahun 1999 tentang Lalu Lintas Devisa dan Sistem Nilai Tukar, untuk merespon pelemahan rupiah atas dollar AS.

Inti dari Perpu memberi kewenangan BI untuk mengawasi dan mengontrol devisa dan bukan hanya mencatat devisa.

Pengaturan itu tetap berlandaskan pada sistem devisa bebas yang berlaku selama ini, di mana setiap penduduk dapat dengan bebas memiliki dan menggunakan devisa.

"Tapi, harus ada ketentuan dalam PERPU tersebut untuk menukar devisa hasil ekspor ke rupiah," ujar Nurul Fajar Alamsyah, Direktur Administrasi LKBHMI.

Baca: Rabu Pagi Dollar Menguat Tipis, Bertengger di Rp 14.863

Dia menilai, Pemerintah perlu membuat regulasi yang mengharuskan penggunaan mata uang rupiah pada wilayah-wilayah tertentu, misalnya, turis lokal dan terutama turis mancanegara akan menggunakan rupiah dalam setiap transaksinya.

Terpisah, Muhaimin Malaba selaku Direktur Eksekutif LKBHMI mengimbau kepada semua kalangan, baik pelaku usaha maupun masyarakat umum untuk turut andil dalam perbaikan negara.

"Kita butuh kekompakan dan aksi nyata seluruh elemen masyarakat Indonesia untuk mengatasi pelemahan ini, bukan mencari kambing hitam dengan menyalahkan beberapa pihak," katanya.(*)

Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help