Rektor Unasman Dilantik Jadi Ketua HISKI Sulbar

Dewasa ini telah terjadi penurunan kualitas karakter bangsa hingga mencapai titik rendah yang sangat memprihatinkan.

Rektor Unasman Dilantik Jadi Ketua HISKI Sulbar
handover
Rektor Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman), Dr Hj Chuduriah Sahabuddin dilantik sebagai ketua Himpunan Sarjana Kesusteraan Indonesia (HISKI) Komisariat Provinsi Sulawesi Barat Periode 2018-2023. 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, POLEWALI - Rektor Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman), Dr Hj Chuduriah Sahabuddin dilantik sebagai ketua Himpunan Sarjana Kesusteraan Indonesia (HISKI) Komisariat Provinsi Sulawesi Barat Periode 2018-2023.

Pelantikan dilakukan oleh Ketua HISKI Pusat, Prof Dr Suardi Hendraswara di Auditorium Prof KH Sahabuddin Unasman, Polman, Sabtu (15/9/2018).

Ketua Panitia Pelaksana, Naim Irmayanti mengatakan, tujuan dari kegiatan ini merupakan reaksi atas terjadinya penurunan kualitas dan karakter bangsa, sehingga menimbulkan gejala-gejala rendahnya etos kerja dan pedoman moral dalam dunia pendidikan dan kesusteraan saat ini.

Dikatakan, dewasa ini telah terjadi penurunan kualitas karakter bangsa hingga mencapai titik rendah yang sangat memprihatinkan.

Baca: Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sulawesi Bawa Materi di Unasman Polman

Baca: Unasman Kerjasama Polman Kembangkan Veritas Padi Berteknologi Nuklir

Gejala yang terlihat antara lain meningkatnya kekerasan di masyarakat, kejujuran yang diselewengkan, menurunnya sikap hormat pada orangtua, guru maupun pemimpin, meningkatnya konflik dan kebencian,memburuknya pemakaian bahasa, rendahnya etos kerja, rendahnya rasa tanggungjawab serta kaburnya pedoman moral.

"Maka dari itu, kami selaku panitia pelaksana merangkaikan Workshop Nasional ini," ujar dosen Bahasa di Unasman itu dalam rilisnya yang diterima TribunSulbar.com, Minggu (16/9/2018).

Sementara itu, Dr Chuduriah Sahabuddin memaparkan HISKI Sulbar ke depannya diharapkan mampu menghidupkan kesusteraan di Sulbar, serta kesusastraaan yang pernah hidup dan dikenal di Indonesia, misalnya sastra Belanda, Jepang, China, Perancis, Rusia, Jerman.

"Terutama kesastraan daerah kita sendiri. Sebagai Pioner, maka HISKI akan memperjuangkan, menghidupkan dan melestarikan kesusastraan di Indonesia. Oleh karena itu, dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan,” tuturnya.

Selain itu, Chuduriah berharap HISKI dapat menjadi wadah dan asosiasi bahasa khususnya di Sulbar dan berharap agar seluruh pihak dapat membangun kerja sama.

"Agar HISKI lebih berkembang dan berkontribusi dalam membentuk karakter bangsa, terkhusus di Sulbar yang kita cintai," lanjut lulusan Doktor Sosiologi Politik Universitas Negeri Makassar ini.

Acara Pelantikan dan Rapat Kerja HISKI Provinsi Sulawesi Barat ini dirangkaikan dengan Workshop Nasional dengan tema “Penguatan Pendidikan Kesusteraan Daerah Dalam Membentuk Karakter Bangsa”.

Hadir Ketua Hiski Pusat Prof Dr Suardi Hendraswara, Perwakilan Balai Bahasa Sulselbar Besse Darmawati dan Jerniati, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Barat, H Arifuddin Toppo, dan para budayawan Sulbar lainnya.

Selain itu, acara pelantikan ini diakhiri pemberian sumbangan buku dari Balai Bahasa Sulawesi Selatan yang diserahkan langsung oleh Besse Darmawati kepada Chuduriah Sahabuddin.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved