Oktober, Pemerintah Batasi Belanja Barang Online dari Luar Negeri

Aturan baru tersebut berlaku 30 hari setelah penetapan pada 10 September 2018. Jadi sekitar 9 Oktober 2018.

Oktober, Pemerintah Batasi Belanja Barang Online dari Luar Negeri
tribunnews.com
ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR. COM, MAKASSAR - Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) akan memberlakukan ketentuan baru dalam hal impor barang kiriman.

Perbedaan mendasar dalam aturan baru ini adalah ketentuan nilai barang dari luar negeri yang diberi bebas bea masuk maksimal 75 dollar Amerika Serikat (AS) per penerima. Dimana aturan lama sebesar 100 dollar AS.

Aturan baru tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 112/PMK.04/2018 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 182/PMK.04/2016 tentang Ketentuan Impor Barang Kiriman.

Kepala Seksi Perijinan dan Fasilitas II Kanwil Bea Cukai Sulawesi Bagian Selatan, Tommy Prasetyo Utomo mengatakan, aturan baru tersebut berlaku 30 hari setelah penetapan pada 10 September 2018. Jadi sekitar 9 Oktober 2018.

Baca: Belanja Barang Online Impor di Atas 75 Dolar AS Kena Bea Masuk, Ini Kata Apindo Sulsel

"Ada perubahan pembatasan nilai barang yang mendapat pembebasan. Semula 100 dollar AS sekarang 75 dollar AS per kiriman, per hari, per orang. Jika nilai barag diatas 75 dollar AS, akan dikenakan bea masuk dan pajak dalam rangka impor," tutur Tommy, Minggu (16/9/2018).

Ketentuan mengenai nilai barang kiriman dari luar negeri tertera dalam Pasal 13, yang berbunyi, "Barang kiriman yang diimpor untuk dipakai sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (1) huruf a, dapat diberikan pembebasan bea masuk dengan nilai pabean paling banyak 75 dollar AS".

Saat aturan ini berlaku secara penuh, DJBC akan menggunakan sistem otomasi dari jaringan komputer mereka untuk mengalkulasi jumlah barang kiriman yang diimpor.

Ketentuan ini juga ditujukan melindungi kepentingan nasional, berkaitan dengan meningkatnya volume impor barang kiriman serta untuk mendorong pertumbuhan industri dalam negeri.(*)

Penulis: Hasrul
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved