Alot Diperdebatkan, Mahfud MD Angkat Bicara Soal Debat Capres-Cawapres Bahasa Inggris

Alot Diperdebatkan, Mahfud MD Angkat Bicara Soal Debat Capres-Cawapres Bahasa Inggris

Alot Diperdebatkan, Mahfud MD Angkat Bicara Soal Debat Capres-Cawapres Bahasa Inggris
Alot Diperdebatkan, Mahfud MD Angkat Bicara Soal Debat Capres-Cawapres Bahasa Inggris 

TRIBUN-TIMUR.COM - Alot Diperdebatkan, Mahfud MD Angkat Bicara Soal Debat Capres-Cawapres Bahasa Inggris

Namanya sering disebut di dalam proses pesta demokrasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD turut menanggapi usulan sesi debat dengan bahasa Inggris di Pilpres 2019.

Hal itu diungkapkannya melalui akun Twitter-nya, @mohmahfudmd, yang ditulis pada Jumat (14/9/2018).

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009, Mahfud MD mengatakan, dalam forum resmi yang bersifat internasional, pejabat negara wajib menggunakan bahasa Indonesia.

Baca: sscn.bkn.go.id - Download 8 Soal Tes Seleksi SKB Resmi dari Menpan RB, Ini Linknya

Baca: Pendaftaran CPNS 2018 di sscn.bkn.go.id, Ini Masalah dalam Registrasi dan Solusinya, Awas Gugur

Baca: KM Fungka Permata V Terbakar di Banggai Sulawesi Tengah, 8 Meninggal Dunia

Mahfud MD
Mahfud MD ()

Menurutnya, usulan debat menggunakan bahasa Inggris ataupun bahasa asing lain dalam debat Pilpres tidak tepat.

"Mnrt UU No.24/2009 utk acr2 resmi, termasuk pembuatan kontrak2 dan pidato dlm forum internasional pejabat2 negara kita hrs menggunakan Bhs. Indonesia.

Oleh sebab itu tidaklah tepat mengusulkan debat capres/cawapres dlm Pilpres dilakukan dlm Bhs Inggeris maupun bahasa asing lain," tulis Mahfud MD.

Atas postingan itu, seorang netizen pemilik akun @harsbr memastikan apakah penggunaan bahasa Indonesia di forum internasional dibolehkan.

Mahfud MD mengatakan jika penggunaan bahasa Indonesia di forum internasional bersifat wajib.

"Ya, di forum internasional pun pejabat2 Indonesia kalau berpidato scr resmi wajib memakai bahasa Indonesia.

Halaman
123
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help