Terungkap! Soal G30S/PKI, Soeharto Ternyata Sempat Tunjukan Bukti Penghianatan Ini Pada Soekarno

Terungkap! Soal G30S/PKI, Soeharto Ternyata Sempat Tunjukan Barang Bukti Ini Pada Soekarno

Terungkap! Soal G30S/PKI, Soeharto Ternyata Sempat Tunjukan Bukti Penghianatan Ini Pada Soekarno
Terungkap! Soal G30S/PKI, Soeharto Ternyata Sempat Tunjukan Barang Bukti Ini Pada Soekarno 

TRIBUN-TIMUR.COM - Terungkap! Soal G30S/PKI, Soeharto Ternyata Sempat Tunjukan Barang Bukti Ini Pada Soekarno

Peritiwa G30S/PKI yang terjadi pada tanggal 30 September 1965 adalah satu diantara peristiwa kelam yang pernah dialami Indonesia.

Sampai saat ini, peristiwa tersebut masih menjadi kontroversi

Sejumlah tokoh pun menyatakan pendapatnya mengenai peristiwa itu, dan berbagai hal yang melatarbelakanginya.

Seorang politisi yang pernah menjadi anggota MPR RI, Pontjo Sutowo, pernah menyampaikan pendapat yang ia dengar dari Soeharto.

Kisah itu disampaikan Pontjo dalam buku berjudul "Pak Harto, The Untold Stories".

Baca: DPTHP Mamuju Bertambah 915 Jiwa

Baca: Mengejutkan! Jawaban Syaikh Umar Rokan Hulu Saat Ustadz Abdul Somad Minta Izin Jadi Wakil Presiden

Baca: Hotman Paris Berani Pegang Tangan Yeslin Wang, Reaksi Istri Delon Tersebut Tak Disangka

Terungkap! Soal G30S/PKI, Soeharto Ternyata Sempat Tunjukan Barang Bukti Ini Pada Soekarno
Terungkap! Soal G30S/PKI, Soeharto Ternyata Sempat Tunjukan Barang Bukti Ini Pada Soekarno ()

Pontjo menceritakan, suatu saat menjelang Konferensi Tingkat Tinggi APEC pada tahun 1994, dia pernah hanya berdua dengan Soeharto.

Kala itu, Soeharto sedang melakukan inspeksi persiapan acara di Istana Bogor tersebut.

Ruangan demi ruangan yang ada di Istana Bogor pun mereka lewati.

"Saya lewat sini bersama Bung Karno. Saya berbicara sangat dekat dengan Bung Karno untuk menyampaikan bukti keterlibatan Partai Komunis Indonesia (PKI) dalam pemberontakan bersenjata,"kata Pontjo menirukan ucapan Soeharto kala itu.

Pontjo menyebutkan, saat itu Soeharto mengaku sudah membawa barang bukti berupa senjata Tjung yang berhasil dirampas dari tangan Pemuda Rakyat di Lubang Buaya, setelah RPKAD masuk ke wilayah Halim.

"Bantuan senjata jenis ini dari RRC mengemuka ketika PKI mengusulkan dipersenjatainya kaum buruh dan petani sebagai Angkatan Kelima,"ujar Pontjo.

Halaman
1234
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved