Penerimaan CPNS 2018, Tak Sesuai Harapan, Pemprov Sulsel Rombak Kuota dan Formasi, Kenapa Bisa?

formasi CPNS Pemprov Sulsel sudah ada dari Kemenpan-RB, hanya saja formasi secara struktur belum tepat sasaran.

Penerimaan CPNS 2018, Tak Sesuai Harapan, Pemprov Sulsel Rombak Kuota dan Formasi, Kenapa Bisa?
sscn.bkn.go.id Website Resmi Daftar CPNS 2018 - 2 Langkah Registrasi Akun SSCN Wajib Bagi Pelamar 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Saldi Irawan

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov Sulsel bakal mengusulkan revisi formasi penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018.

Hal tersebut terungkap saat Rakor BKD se-Sulsel yang membahas tentang juknis pelaksanaan penerimaan CPNS, di Hotel Maxone Jl Taman Makam Pahlawan, kota Makassar, Rabu (12/9/2018).

Acara tersebut dihadiri Pejabat Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi Sulsel H Tautoto TR dan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Regional IV Makassar Sayadi.

"Kita akan revisi formasi yang ada," ujar Kepala Bidang Perencanaan Aparatur Sipil Negara (ASN) BKD Sulsel, Irwan, disela-sela Rakor.

Baca: Preview PSM vs Barito: Wiljan Pluim Dapat Tugas Buka Serangan! Ini Prediksi Susunan Pemain Kedua Tim

Baca: STNK Mati 2 Tahun, Jangan Sampai Data Kendaraan Anda Dihapus Polda karena Alasan Berikut Ini

Baca: Preview PSM Vs Barito, Usung Spirit Siri Na Pacce, Robert Bilang Begini! Simak Video Latihannya

“Kemungkinan usulan ini akan kita sampaikan ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) di Jakarta sebelum jadwal penerimaan. Ya kemungkinan tanggal 14 September saya kesana beserta tim,” jelasnya.

Lanjut Irwan, apakah revisi ini disetujui atau tidak itu akan di ketahui pada 16 September 2018, tepat hari rakornas pemantapan penerimaan CPNS Pemda 2018.

Belum Tepat

Irwan menyebutkan saat ini formasi CPNS Pemprov Sulsel sudah ada dari Kemenpan-RB, hanya saja formasi secara struktur belum tepat sasaran.

sscn.bkn.go.id - Ini Formasi Lengkap CPNS 2018 di Sulsel, Makassar Terbanyak
sscn.bkn.go.id - Ini Formasi Lengkap CPNS 2018 di Sulsel, Makassar Terbanyak ()

"Banyak hal yang mesti kita koordinasikan ke pusat. Misal posisi disabilitas, jabatan dan penempatan serta latar belakang pendidikannya seperti apa. Ini harus jelas, agar calon pelamar tidak kebingungan dalam memilih formasi," kata Irwan.

Formasi yang ada saat ini itu ditetapkan sepihak oleh Kemenpan-RB, sehingga perlu dilakukan pemantapan, dan sinkronisasi, agar kualifikasi pelamar sesuai dengan jumlah job yang disediakan pemerintah.

Untuk jatah, Pemprov Sulsel saat ini diberi kuota sebanyak 401 orang. Jumlah ini lebih kecil dari kuota yang diusulkan sebelumnya.

Baca: Setelah Laga Uji Coba, Pelatih Robert Mainkan Kapten PSM di Posisi Berbeda! Apakah Posisi Barunya?

Baca: Preview PSM Vs Barito Putra, Ada Secercah Harapan dari Penyerang Anyar Sandro, Ini Bukti Pertamanya!

Baca: PSM Vs Barito Putra, Ini Prediksi Syamsuddin Umar! Pelatih Jacksen Tiago Siapkan Opsi Begini?

Meski tidak sesuai dengan usulan Pemprov Sulsel kepada Kemenpan-RB, namun kuota ini dianggap sudah optimal dalam kebutuhan lima tahun ke depan.

Kualifikasi Pendidikan

Khusus untuk revisi usulan CPNS 2018, BKD Sulsel akan menyamakan kualifikasi pendidikan dan nama jabatan.

"Rinciannya akan diubah. Kecuali tenaga kesehatan atau pendidikan itu sudah jelas. Kebanyakan yang direvisi jabatan teknis struktural," katanya.

Sementara itu, Pj Sekda Sulsel H Tautoto Tana Ranggina yang membuka Rakor CPNS ini mengharapkan kepada para BKD agar mengedepankan profesionalitas dalam melaksanakan tugas saat rekruitmen dibuka.

Tautoto menyebutkan dengan kerja profesional, yakin target dan harapan akan tercapai dengan lancar.

Ia membeberkan bahwa Pemprov Sulsel memiliki 401 kuota CPNS pada penerimaan nanti.

Baca: Preview PSM vs Barito: Wiljan Pluim Dapat Tugas Buka Serangan! Ini Prediksi Susunan Pemain Kedua Tim

Baca: Preview PSM Vs Barito Putra, Ada Secercah Harapan dari Penyerang Anyar Sandro, Ini Bukti Pertamanya!

Baca: Asyiknya Menikmati Musim Gugur di Korea Itu Saat Jalan-jalan ke Sini? Catat Lokasi!

Adapun 401 kuota yang tersedia ini terdiri dari tenaga pendidik 184 orang, kesehatan 129 dan teknis 87 orang, jumlahnya 400 orang.

"Khusus untuk satu kuota CPNS itu diperuntukkan untuk salah satu CPNS guru Sekolah Luar Biasa (SLB),” kata Toto.

“Peserta tersebut telah memiliki nomor peserta CPNS yang telah dilakukan beberapa tahun lalu, namun karena sakit sehingga SKnya belum keluar. Sehingga total kuota nanti yang akan di terima 401," tambahnya.

Formasi Makassar

Sementara itu Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Makassar merilis jumlah resmi kuota CPNS yang diterima oleh Kemenpan untuk pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini, Senin (10/9/2018).

Ilustrasi pendaftaran CPNS 2018.
Ilustrasi pendaftaran CPNS 2018. (TRIBUN JOGJA)

Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan 'Danny' Pomanto mengatakan, dari jumlah 1.370 yang diusulkan Pemkot ke Kemenpan, 481 kuota diterima.

"Dari 1370 yang diusulkan, 481 kuota diterima untuk pendaftaran CPNS tahun ini," kata Danny Pomanto.

Sementara itu, Kepala BKD Kota Makassar, Baso Amiruddin mengungkapkan rincian formasi CPNS untuk Kota Makassar.

Baca: Akhirnya Egy Maulana Vikri Main di Tim Utama Lechia Gdansk, Sayang Jarang Diberi Umpan Rekannya

Baca: Kebakaran di Bulukunyi Renggut 3 Orang, Rahim Selamat karena Lompat, Istri dan 2 Anaknya Jadi Korban

Baca: Kebakaran di Tinumbu Telan 6 Korban Tewas, Keluarga Duga Ada yang Sengaja Membakar?

Baso mengatakan, dari jumlah tersebut, formasi umum tenaga guru menjadi yang terbanyak dengan jumlah mencapai 340 orang.

"Untuk formasi khusus eks honorer K2 tenaga guru sebanyak 36 orang dan formasi umum tenaga guru sebanyak 340 orang," ungkap Baso, Rabu (12/9/2018).

Adapun rincian tenaga guru yakni guru kelas ahli pertama sebanyak 123 orang, guru Penjaskes ahli pertama 53 orang, guru agama Islam ahli pertama 136 orang, dan guru bahasa daerah 28 orang.

"Sementara itu untuk tenaga kesehatan dibutuhkan sebanyak 55 orang dan tenaga teknis sebanyak 50 orang," pungkasnya. (*)

Penulis: Saldy
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help