Ustadz Abdul Somad Akhirnya Beberkan Kronologi Intimidasi Terhadapnya Hingga Pembatalan Ceramah

Ustadz Abdul Somad Akhirnya Beberkan Kronologi Intimidasi Terhadapnya Hingga Pembatalan Ceramah

Ustadz Abdul Somad Akhirnya Beberkan Kronologi Intimidasi Terhadapnya Hingga Pembatalan Ceramah
ANTARA FOTO via Kompas.com
Dai kondang Ustadz Abdul Somad (UAS) memberikan tausiyah pada acara Tabligh Akbar di Serpong, Tangerang, Selatan, Banten, Rabu (11/7). Tabligh yang dihadiri ribuan jamaah dari berbagai daerah ini diadakan dalam rangka Halal Bihalal masyarakat Serpong pada perayaan Idulfitri 1439 H. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal) 

TRIBUN-TIMUR.COM- Ustadz Abdul Somad Akhirnya Beberkan Kronologi Intimidasi Terhadapnya Hingga Pembatalan Ceramah

Pendakwah Ustadz Abdul Somad beberapa waktu lalu sempat mengunggah foto serta video pembatalan ceramah di beberapa daerah melalui akun media sosialnya.

Ia juga sempat mendapatkan ancaman dan tidak mau membebani panitia penyelenggara.

UAS (sapaan Ustadz Abdul Somad) juga membeberkan kronologi mengapa ia akhirnya membatalkan ceramahnya di beberapa tempat.

sscn.bkn.go.id - Pantas Ramai yang Mau Ikut CPNS 2018, Ternyata Segini Gaji yang Diterima Jika Lulus

Lowongan Kerja Terbaru - PT Citilink Indonesia Cari Lulusan SMA/ D3/ S1, Cek Info Resminya di Sini!

Dilansir TribunWow.com, hal ini dilontarkan UAS ketika menjadi narasumber di acara Fakta, TV One, Selasa (12/9/2018).

Mulanya, pembawa acara Balques Manisang menanyakan terkait pembatalan jadwal ceramah UAS.

"Ini sebenarnya berawal dari 17 Juli 2018 ketika itu ada undangan di Grobogan, dia sepaket dengan Kudus, Kudus di batalkan karena panitia tidak siap karena tekanan-tekanan.

Akhirnya yang Grobogan jadi oke tidak ada masalah, tapi setelah selesai kajian baru saya paham ada kesulitan yang luar biasa," ujar UAS.

Setelah selesai ceramah, UAS baru mendapatkan informasi jika sebelum kajian bersama dirinya dimulai, Kapolres setempat sempat mengamankan puluhan orang.

"Ustadz ternyata tadi malam bapak Kapolres mengamankan sekian puluh orang ditahan di sini di stop di jalan ini," ujar UAS menirukan sumber informasi.

"Lalu saya berfikir loh kita ngajinya tentang mati, tidak ada cerita politik tidak ada cerita makar tidak ada ditunggangi, dan ini KH Hasan Anwar okelah ini sudah berlalu Kudus batal Grobogan dengan masalah tak lama sesudah itu kita 30-31 kita di Semarang.

Ketika sampai di sana turun di airport yang menyambut saya bapak-bapak TNI dan polisi di tempat acara langsung pak Kapolda, saya tanya berapa pengamanan? satu kilometer dari airport.

Di dalam perjalanan saya mikir ini kita mau ngaji bukan mau perang, dari dalam pintu gerbang ini dari pemuda pancasila, saya berfikir kita sudah menyusahkan banyak orang.

Di mana-mana pengajian saya tidak kurang tidak lebih dari perbaikan ekonomi umat, perbaikan pendidikan, perbaikan politik, tidak pernah nyebut partai, tidak pernah nyebut nomor, tidak pernah nyebut nama, hanya supaya umat ini melek itu saja," tambahnya.

Karena pembatalan dan situasi yang terjadi, UAS akhirnya membatalkan beberapa pengajiannya di Jawa Tengah dan Jawa Timur karena keadaan yang kurang kondusif.

"Sahabat saya ngajak ke Jepara, ternyata kata beliau Jepara batal lalu dialihkan ke Jakarta, berangkat dari gagal-gagal ini, terjadi dengan persiapan yang terlalu melelahkan jadi saya ambil kesimpulan kelihatannya Jawa Tengah Jawa Timur kurang kondusif.

Maka saya pikir untuk sementara kita cooling down dulu, masa tenang dulu, karena kalau saya paksakan melawan ini kalau saya paksakan jalan terus ini ngajak kelahi ini ngajak perang, jadi saya pikir oke kita off dulu, September Oktober November Desember off dulu Jatim Jateng, toh kita selama ini tidak ada menejemen," ujar Ustadz asal Riau ini.

sscn.bkn.go.id - Rincian Formasi CPNS 2018 di Sulsel, Sidrap Paling Banyak Terima Tenaga Kesehatan

sscn.bkn.go.id - Formasi Lengkap CPNS 2018 di Sulsel dan Sulbar, Bone Paling Banyak Terima Honorer

UAS pun juga menyampaikan permohonan maafnya jika membatalkan sejumlah kajian.

Selain terkait pembatalan, Balques juga menanyakan terkait intimidasi yang diterima olehnya.

"Ada intimidasi langsung gak sih pak Ustadz yang disampaikan ke menejemen mungkin langsung ke pak Ustadz?," tanya Balques.

"Setelah kajian baru kita tahu ternyata ada puluhan orang hampir ratusan yang akan merusak tadi malam (kajian), apakah itu bukan intimidasi?.

'Tentara Abdul Somad sudah datang', itu yang datang kesana adalah jamaah, kita tidak tim kita tidak punya tim untuk megongkosi uang, kita tidak punya menejemen, kita bukan artis," jawab UAS.

Berikut videonya:

VIDEO Larang Ajudan Jokowi Bayar Belanjaan, Presiden Korea Selatan Langsung Keluarkan Dompetnya

Lowongan Kerja BUMN - PT Sucofindo Cari Fresh Graduate untuk 2 Posisi, Berikut Info Resminya!

Sementara itu, diberitakan sebelumnya, Ustadz Abdul Somad mengaku jika ancaman ini membebani panitia penyelenggara.

Tak hanya itu, ia juga merasa terbebani secara psikis.

Ia pun meminta maaf atas pembatalan ceramahnya ini.

Ustadz Abdul Somad kemudian memberikan beberapa alasan terkait pembatalan jadwal ceramah tersebut.

"Beberapa ancaman, intimidasi, pembatalan, dan lain-lain terhadap taushiyah di beberapa daerah seperti di Grobogan, Kudus, Jepara dan Semarang.

Beban panitia yang semakin berat.

Kondisi psikologis jamaah dan saya sendiri.

Maka, saya membatalkan beberapa jani di daerah Jawa Timur, Jawa tengah, Yogyakarta:

1. September di Malang, Solo, Boyolali, jombang, Kediri.

2. Oktober di Yogyakarta.

3. Desember janji dengan Ustadz Zulkifikar di daerah Jawa Timur.

Mohon maaf atas kejadian ini, harap dimaklumi, dan mohon didoakan selalu.
Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.

Al-Faqiir Ilaa Rabbih, Abdul Somad," tulis akun @ustadzabdulsomad di Instagram, Minggu (2/9/2018).

Unggahan Ustaz Abdul Somad pada Instagram

(TribunWow.com/Tiffany Marantika)

Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Ustadz Abdul Somad Beberkan Kronologi Pembatalan Ceramah hingga Intimidasi Terhadapnya

Penulis: Tiffany Marantika Dewi

Editor: Lailatun Niqmah

Editor: Sakinah Sudin
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved