RDP Pencairan TPP Jadi Panggung Kampanye Caleg Incumben di Bantaeng

Mereka memediasi antara perwakilan ASN dengan BPKD selaku pengelola keuangan daerah, hingga terjadi kesepakatan pembayaran TPP

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara perwakilan ASN Bantaeng dengan BPKD berlangsung di ruang aspirasi Kantor DPRD Bantaeng, Rabu (12/9/2018).

RDP tersebut dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD Bantaeng, Darwis didampingi oleh Arasy Pakkanna (Kr Aca') dan Wakil Ketua II DPRD Bantaeng, Budi Santoso (Haji Ato').

Mereka memediasi antara perwakilan ASN dengan BPKD selaku pengelola keuangan daerah, hingga terjadi kesepakatan pembayaran TPP pada awal bulan Oktober 2018.

Tetapi disela RDP, juga muncul teriakan-teriakan dari ASN untuk legislator saat mengeluarkan statemen yang dianggap membela ASN dengan kalimat Oppoki.

Bahkan, Darwis yang memimpin sidang juga menyempatkan diri mengenalkan dua Legislator yang mendampinginya dan masih akan nyaleg.

"Hanya Kr Aca' dan Haji Ato' yang akan nyaleg lagi, kalau saya sudah mau pensiun," ujarnya.

Apalagi, saat Haji Ato' menyatakan bakal mengawal pembayaran TPP kepada ASN pada awal bulan Oktober 2018 dan menjadikan dirinya sebagai garansi.

"Insya Allah cair bulan Oktober 2018, kalau tidak dibayarkan cari saya," ujarnya.

Tepuk tangan riuh pun mengalir kepadanya. Teriakan oppoki kian menggema di kantor wakil rakyat tersebut.

Meski demikian, pada akhir RDP sempat terjadi adu gebrak meja antara perwakilan ASN, Syahruddin Dg Ridho yang mengaggap anggota dewan ingin cepat mengakhiri rapat.

Padahal pihaknya masih ingin mempertanyakan berbagai persoalan soal keuangan daerah yang dianggap janggal, sehingga DPRD terkesan membela BPKD.

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved