Murid Belajar di Kolong Rumah, Dikbud Pinrang Janji Bangun Sekolah Permanen

Kondisi memprihatinkan itu terjadi lantaran tak ada gedung yang memadai untuk proses belajar mengajar.

Murid Belajar di Kolong Rumah, Dikbud Pinrang Janji Bangun Sekolah Permanen
hery syahrullah/tribunpinrang.com
Nasib malang dialami para murid kelas jauh SD Inpres Kalosi, Desa Basseang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. 

Laporan Wartawan TribunPinrang.com, Hery Syahrullah

TRIBUNPINRANG.COM, LEMBANG - Nasib malang dialami para murid kelas jauh SD Inpres Kalosi, Desa Basseang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang.

Pasalnya, mereka harus mengikuti proses belajar mengajar di kolong rumah yang berlantaikan tanah dan tak punya dinding.

Kondisi memprihatinkan itu terjadi lantaran tak ada gedung yang memadai untuk proses belajar mengajar.

Merespon hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Pinrang berjanji akan segera menyediakan ruang belajar yang layak untuk mereka.

Hal itu ditegaskan Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pinrang Muzakkir dalam rilisnya kepada TribunPinrang.com, Rabu (12/9/2018).

Baca: Warga Ngeluh Tak Ada Pustu di Dusun Kalosi Pinrang

Baca: Tak Ada Gedung, Murid SD Inpres Kalosi Pinrang Belajar di Kolong Rumah Warga

"Atas perintah Kadis Dikbud Pinrang Andi Rudi Hamid, tahun depan akan kami realisasikan sekolah permanen yang mudah dijangkau," katanya.

Ia menjelaskan, syarat pembangunan sekolah permanen itu harus disertai tanah yang telah dihibahkan. "Setelah itu, kami bangunkan sekolah permanen," ujarnya.

Ia menyebutkan, fenomena belajar di kolong rumah itu dilakukan berdasarkan inisiatif pihak sekolah atas permitaan para orang tua murid.

"Itu karena akses sekolah induk cukup jauh. Para orang tua marasa sulit mengantar anaknya karena harus menumpuh perjalan hingga 5 Km," jelasnya.

Untuk diketahui, warga setempat sudah menghibahkan sebidang tanah untuk pembangunan kelas jauh tersebut. Hanya saja, masih menunggu anggaran dari pemkab untuk pembangunannya.(*)

Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved