Media Hong Kong Beberkan Dugaan Konspirasi Kejahatan Keuangan di Era SBY Berkuasa

Pada era SBY, disebut sebanyak USD 12 miliar (Rp 177 triliun) uang dari pembayar pajak, dicuri dan dicuci melalui bank-bank internasional.

Media Hong Kong Beberkan Dugaan Konspirasi Kejahatan Keuangan di Era SBY Berkuasa
KOMPAS.COM/SABRINA ASRIL
Susilo Bambang Yudhoyono 

TRIBUN-TIMUR.COM - Media asing asal Hong Kong, Asia Sentinel membongkar dugaan konspirasi kejahatan keuangan besar pada era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono alias SBY, Rabu (12/9/2018).

Pada era SBY, disebut sebanyak USD 12 miliar (Rp 177 triliun) uang dari pembayar pajak, dicuri dan dicuci melalui bank-bank internasional.

Tak hanya itu 30 pejabat pemerintah pun disebut terlibat dalam kerja sama kotor tersebut.

Pantauan TribunJakarta.com, berita itu ditulis oleh John Berthelsen, editor sekaligus pendiri Asia Sentinel.

Menanggapi tudingan yang diberitakan Asia Sentinel, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Andi Arief angkat bicara.

Andi bahkan menyentil Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani.

Hal tersebut disampaikan Andi melalui akun media sosial Twitter miliknya pada Rabu, (12/8/2018).

Andi meminta pihak Asian Sentinel untuk turut memeriksa Sri yang sekarang juga menjabat Menteri Keuangan.

"Om periksa SRi Mulyani menteri Pak Jokowi," tulis Andi Arief.

Dikutip TribunJakarta.com dari TribunWow.com, tulisan Berthelsen berdasarkan dari laporan hasil investigasi setebal 488 halaman.

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved