Malas Reses, Warga dan Kepala Desa Maleku Marahi Anggota DPRD Luwu Timur

Padahal wilayah Mangkutana Raya meliputi Tomoni, Tomoni Timur, Mangkutana dan Kalaena punya perwakilan depalan anggota dewan.

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Warga dan Kepala Desa Maleku, Katdin Tam'u, marah-marah di hadapan anggota DPRD Luwu Timur saat reses APBD perubahan 2018 di Kantor Camat Mangkutana, Rabu (12/9/2018).

Katdin dan warga kesal lantaran dalam reses yang berlangsung itu hanya satu anggota dewan yang hadir yaitu I Made Sariana.

Padahal wilayah Mangkutana Raya meliputi Tomoni, Tomoni Timur, Mangkutana dan Kalaena punya perwakilan depalan anggota dewan.

Anggota dewan itu antara lain seperti Aris Situmorang, Rully Heriawan, Idrus, Tugiat, Imam Muhajir, I Made Sariana, Suwandi dan Leonard Bongga.

"Reses itu pak artinya mendekatkan aspirasi masyarakat terkait apa yang telah di programkan pemerintah," kata warga, Suparjo.

Menurutnya, kalau hanya satu anggota dewan saja yang hadir tidak ada gunanya dilakukan reses.

Sementara itu, Katdin kesal lantaran menganggap anggota dewan tidak serius menampung aspirasi masyarakat.

Katdin juga terlihat mencak-mencak sambil beberapa kali menunjuk dan membuang kertas yang ia pegang ke lantai.

Ia juga beberapa kali mendekati I Made Sariana yang duduk disamping Camat Mangkutana, Awaluddin dengan nada bicara yang terus meninggi.

Ia juga curhat soal ketimpangan pembangunan yang terjadi di beberapa desa termasuk di desanya.

Di desa yang Katdin pimpin, sudah tiga tahun tidak ada pembangunan fisik, itu berbanding terbalik dengan desa lain.

"Dari tahun lalu begitu terus kalau reses, minta tolong ke teman SKPD tapi apa (hasilnya)," kesal Katdin.

Ia Made Sariana hanya bisa meminta maaf akibat ulah rekannya sesama anggota dewan yang terhormat itu.

"Makanya kami sampaikan pada hari ini permohonan maaf dari rekan semua (anggota dewan)," kata Made Sariana.

Selain anggota dewan, pegawai Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) dan Bappeda juga tidak hadir.

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved