Dosen: Anggota Mapala STKIP Muhammadiyah Bone Korban Tower Roboh Cari Uang Untuk Biaya Skripsi

Menurutnya, Rahmatun Nair, anggota Mapala STKIP Muhammadiyah Bone, merupakan mahasiswa semester akhir prodi Pendidikan Matematika.

Dosen: Anggota Mapala STKIP Muhammadiyah Bone Korban Tower Roboh Cari Uang Untuk Biaya Skripsi
justang/tribunbone.com
Dosen STKIP Muhammadiyah Bone Aspikal(putih) di lokasi pemakaman korban M Akbar di Pappolo, Kecamatan Tanete Riattang, Rabu (12/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunBone.com Justang Muh

TRIBUNBONE.COM, TANETE RIATTANG - Dosen STKIP Muhammadiyah Bone, Aspikal, menceritakan sosok mahasiswanya, Rahmatun Nair(23), yang menjadi korban tragedi robohnya tower Kantor Dinas Perpustakaan Bone, Jl Ahmad Yani, Watampone, Selasa (11/9/2018) siang.

Menurutnya, Rahmatun Nair, anggota Bone'>Mapala STKIP Muhammadiyah Bone, merupakan mahasiswa semester akhir prodi Pendidikan Matematika.

Saat ini, kondisi Rahmatun masih kritis di rumah sakit.

Aspikal menyebut di luar jadwal kuliah, Rahmatun Nair, bekerja untuk biaya kuliahnya.

"Anak ini memang kuliah sambil kerja, dia pernah curhat kondisi keuangannya, sambil kerja membiayai kuliahnya," kata Aspikal kepada tribunbone.com di lokasi pemakaman M Akbar, satu dari dua korban tewas dalam tragedi ini, Rabu (12/9/2018).

Ketua Prodi Pendidikan Matematika STKIP Muhammadiyah Bone itu menambahkan semangat Rahmatun berlipat untuk mencari biaya tambahan lantaran sedang dalam proses penyelesaian.

"Satu korban M Akbar Ketua Mapala STKIP Muhammadiyah Bone 2016-2017 alumni STKIP Muhammadiyah Bone, sementara dua lainnya Rahmatun Nair dan Asrijal mahasiswa tingkat akhir yang sedang dalam pengurusan skripsinya," cerita Aspikal.

Baca: Innalilalahi, Mapala Korban Tewas Insiden Tower Rubuh di Bone Bertambah 2 Orang

Akbar dan Asrijal tewas dalam tragedi ini.

"Khusus Rahmatun Nair karena dia dibawah prodiku, sudah mau mi acc skripsinya, dua hari lalu tepatnya Senin, dia sempat konsultasi menghadap untuk ujian meja, namun administrasinya belum selesai," tambahnya.

Kini, Rahmatun Nair masih kritis dirawat di Rumah Sakit.

Sementara dua korban lainnya, ketua Mapala STKIP Muhammadiyah Bone 2016 - 2017 M Akbar(26) dan anggota Mapala Syafrijal Walka(23) meninggal dalam peristiwa tersebut, Selasa (11/9/2018).

Baca: Ratusan Warga Padati Pemakaman Ketua Mapala STKIP Bone 2016-2017

Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help