Divonis Bebas, Tiga Orang Ini Kembali Jabat Wakil Ketua DPRD Sulbar

Usai divonis bebas dalam perkara tindak pidana korupsi yang awalnya diduga merugikan negara sekitar Rp 360 miliar

Divonis Bebas, Tiga Orang Ini Kembali Jabat Wakil Ketua DPRD Sulbar
nurhadi/tribunsulbar.com
Pancadivonis bebas majelis Hakim Pengadilan Tipikor Mamuju dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi APBD Sulbar 2016, mantan Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat Munandar Wijaya kembali berkantor, Rabu (12/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Mamuju, menvonis bebas empat unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi APBD Sulbar 2016.

Keempatnya, adalah mantan ketua DPRD Andi Mappangara, dan wakilnya Hamzah Hapati Hasan, Munandar Wijaya dan H. Harum AM.

Berdasarkan amar putusan tersebut, keempat terdakwa yang menjalani penahanan sejak Desember 2017, di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju, Sulawesi Barat, akhirnya dikeluarkan berdasarkan perintah putusan majelis hakim.

Usai divonis bebas dalam perkara tindak pidana korupsi yang awalnya diduga merugikan negara sekitar Rp 360 miliar, kini para terdakwa kembali menjalankan rutinitas berkantor sebagai wakil rakyat.

Pantaun TribunSulbar.com, Selasa (12/9) di gedung DPRD Sulawesi Barat, yang terletak di Jl. Abdul Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, dari keempat terdakwa yang divonis bebas tiga diantaranya sudah kembali berkantor.

Mereka adalah Andi Mappangara, Munandar Wijaya dan H. Harun. Sementara Hamzah Hapati Hasan, belum terlihat batang hidung di gedung DPRD hingga sore tadi.

Andi Mappangara menjadi orang yang pertama yang kembali berkantor, sekitar Pukul 09.30 Wita, disusul H. Harun AM sekitar Pukul 11.00 dan Munandar Wijaya sekitar Pukul 12.45 Wita.

Tiba di gedung DPRD, mereka langsung menuju ruangan kerja Ketua DPRD Sulbar, H. Amalia Fitri Aras, kemudian menggelar rapat tertutup bersama sejumlah anggota DPRD lainnya.

Hj. Amalia Fitri Aras, saat ditemui di ruangan kerjanya mengatakan, Hamzah Hapati Hasan, Munandar Wijaya dan H. Harun AM, akan kembali menjabat sebagai wakil ketua DPRD Sulbar, setelah divonis bebas.

"Sesuai amar putusan pengadilan, lalu keputusan Kemendag juga masih berlaku, karana mereka belum resmi non aktif, maka secara otomatis mereka kembali menjabat sebagai wakil ketua DPRD, karena itu yang kita pedomani,"kata Amalia Aras kepada TribunSulbar.com, Selasa (12/9/2018).

Amalia menjelas, Hamzah Hapati Hasan, Munandar Wijaya dan H. Harun AM, kembali aktif sebagai wakil ketua DPRD Sulbar, sejak amar putusan terebut dibacakan oleh majelis hakim.

"Amar putusan hakim jelas, bahwa mengembalikan hak-hak mereka,"ujarnya.

Menanggi komplik internal ditubuh partai politik soal penggantian wakil ketua DPRD, Amalia mengembalikan kepada masing-masing partai politik, untuk kembali menyurat ke sekretariat DPRDn Sulbar.

"Kami tidak bisa mencampuri itu, yang jelas kami DPRD berpedoman kepada amar putusan pengadilan dan SK Kemendagri yang masih aktif,"katanya.

Dijelaskan, terkait pertemuan tertutup yang dilakukan bersama para anggota DPRD pascasejawatnya, kembali berkantor, itu hanya pertemuan silaturahmi setelah sekian lama tidak bertemu.

"Tadi itu hanya silaturahim setelah hampir sembilan bulan tidak bertemu, akhirnya ada pertemuan yang begitu mengharukan dan menggembirakan. Mertanyakan kondisi mereka, jadi bukan membahas soal pengisian kembali posisi wakil ketua,"tuturnya.

Anak Bupati Mamuju Tengah tersebut berharap, setelah putusan majelis hakim, harus membuat para anggota DPRD lebih solit dan kompak dalam menjalakan tugas-tugas sebagai wakil rakyat.

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help