1 Muharram 1440 H

Semarak Tahun Baru Islam, Ribuan Warga Mamuju Pawai Taaruf

Para peserta pawai mengenakan pakaian sedemikian rupa, ada mengenakan gamis, jubah dan pakaian adat Mandar.

Semarak Tahun Baru Islam, Ribuan Warga Mamuju Pawai Taaruf
nurhadi/tribunsulbar.com
Ribuan warga Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menggelar Pawai Ta'aruf dalam rangka semarak tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah, Selasa (11/9/2018). 

Laporan Wartawan TribunSulbar.com, Nurhadi

TRIBUNSULBAR.COM, MAMUJU - Ribuan warga Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, menggelar Pawai Taaruf dalam rangka semarak tahun baru Islam 1 Muharram 1440 Hijriah, Selasa (11/9/2018).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Mamuju ini start di Anjungan Pantai Manakarra, Jl Yos Sudarso, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju, Sulawesi Barat.

Bupati Mamuju, H Habsi Wahid, bersama Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharudin Djafar, Wakil Bupati Mamuju Irwan SP Pababari dan Kepala Kemenag Mamuju Dr H Syamsuri melepas perserta pawai.

Pantauan TribunSulbar.com, pawai yang diikuti sekitar 4.000 perseta, melewati rute Jl Yos Sudarso, kemudian memutar ke Jl Ahmad Yani dan kembali ke titik star Anjungan Pantai Manakarra, untuk selanjutnya melakukan pengundian doorprize.

Para peserta pawai mengenakan pakaian sedemikian rupa, ada mengenakan gamis, jubah dan pakaian adat Mandar. Para peserta pawai juga tampak membawa bendera merah putir dan bendera warna hijau bertuliskan kalimat syahadat, serta beberapa pernaik-pernik lainnya yang identik dengan nuansa Islam.

Pawai tersebut juga dimeriahkan dengan iring-iringan marching band dan musik tradisional rebana oleh para perserta pawai, mulai dari titik star hingga kembali finish.

Baca: Kapolres Lepas Peserta Pawai 1 Muharram di Bone

Baca: Budaya Jawa Meriahkan Pawai Tahun Baru Islam di Wajo

Ketua Panitia, Rusli Muis menyebutkan ribuan peserta yang terlibat dalam pawai tersebut terdiri dari 33 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Mamuju, 11 sekolah se-Kecamatan Mamuju dan Simboro, 27
majelis taklim dan remaja masjid, sejumlah ormas Islam dan komunitas masyarakat di Mamuju.

"Setiap kelompok peserta pawai, membawa spanduk kemudian berjalan sesuai dengan rute yang telah ditentukan oleh panitia dan kembali ke titik star untuk melakukan undian doorprize," katanya.

Sementara itu H Habsi Wahid dalam sambutannya sebelum melepas peserta pawai mengatakan, kegiatan ini dilaksanakam sebagai bentuk syiar Islam atau merefleksi peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW dari Kota Mekkah ke Madinah.

"Tahun Baru Islam merupakan hari yang bersejarah bagi umat Islam di seluruh dunia, sehingga perlu kita refleksi kembali, dan semoga apa yang kita lakukan hari ini dapat bernilai ibadah disisi Allah SWT," katanya.

Ia berharap, dengan peringatan tahun baru Islam ini, masyarakat semakin sadar bahwa tahun baru Islam atau Hijriah perlu disyiarkan sebagai bentuk penguatan syariat Islam di tengah kehidupan masyarakat.

"Mari kita berhijrah, melakukan perubahan pada diri kita, dengan berusaha mengintrospeksi diri atau mengevaluasi diri kita semua. Jika apa yang kita lakukan selama ini belum baik, mari kita perbaiki tahun ini, jika belum maksimal mari kita tingkatkan, demi pembangunan daerah," tuturnya.

Sebelum peserta pawai tersebut dilepas, acara diisi dengan tausiyah Muharram oleh Kapolda Sulawesi Barat, Brigjen Pol Baharudin Djafar.

"Sebagai aparat keamanan, tentu kami sangat bahagia melihat antusias masyarakat menyambut tahun baru Islam, hari ini adalah perjalanan yang penuh dengan pengorbanan atau perjuangan Rasulullah dalam berhijrah, yang harus kita ingat terus," tuturnya.(*)

Penulis: Nurhadi
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help