Politisi Demokrat Ungkap Fakta Tentang Prabowo yang Dituding Menculik Para Aktivis & Mahasiswa 98

Prabowo Subianto yang sempat dikaitkan dengan hilangnya aktivis 1998 kembali diungkit jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Politisi Demokrat Ungkap Fakta Tentang Prabowo yang Dituding Menculik Para Aktivis & Mahasiswa 98
Ferdinand Hutahaean dan Prabowo Subianto 

Cuitan tersebut dicantumkan sebuah gambar yang berisi sindiran mengenai tudingan kejahatan HAM yang dilakukan Prabowo Subianto.

"Pernyataan: Demokrasi juga terancam, sekarang ada emak-emak deklarasi diusir dari negara sendiri. Dia mau datang ke kota di negara sendiri, dia diusir. Negara itu mengayomi rakyatnya yang mau bicara," tulis di gambar tersebut.

"Kenyataan: "Ingatkah saat di Kopassus dahulu tahun 1998 Prabowo yang memerintahkan penculikan? Kalau yang di Surabaya kan karena yang datang bukan orang Surabaya," tulis di gambar tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Partai Gerindra bahwa Prabowo bukan menculik namun mengamankan aktivis.

Ia juga menambahkan yang mengamankan bukan Prabowo melainkan Tim Mawar.

"Bukan menculik tetapi mengamankan. Dan yang mengamankan itu bukan Pak Prabowo tetapi Tim Mawar," ujar Partai Gerindra.

Partai Gerindra mengatakan bahwa 9 orang yang diamankan telah dibebaskan dalam keadaan hidup dan sebagian menjadi Kader Gerindra.

"Yang diamankan sebanyak 9 orang, sudah bebas semua dalam keadaan hidup dan sebagian menjadi kader Gerindra," tukasnya. (tribunnews Bogor)

Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved