Masjidil Haram Tak Ramai Lagi, Jamaah Haji Luwu Utara Bebas Ibadah

Kasrum mengatakan, kesempatan berada di Masjidil Haram digunakan jamaah untuk melaksanakan salat lima waktu dan ibadah

Masjidil Haram Tak Ramai Lagi, Jamaah Haji Luwu Utara Bebas Ibadah
chalik/tribunlutra.com
Jamaah haji asal Luwu Utara. 

Laporan Wartawan TribunLutra.com, Chalik Mawardi

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Jamaah haji kloter 35 gabungan Kabupaten Luwu Utara dan Enrekang kini bebas melaksanakan ibadah tanpa harus berdesak-desakan di tengah keramaian.

Pasalnya, jamaah haji dari kloter lainnya sudah banyak yang meninggalkan tanah suci.

“Kondisi di Masjidil Haram saat ini sudah tidak terlalu ramai lagi, sehingga lebih mudah melaksanakan ibadah di dalam masjid karena sudah banyak jamaah yang pulang,” ungkap Ketua Rombongan II, Muhammad Kasrum, melalui pesan singkat, Selasa (11/9/2018).

Kasrum mengatakan, kesempatan berada di Masjidil Haram digunakan jamaah untuk melaksanakan salat lima waktu dan ibadah lainnya, seperti salat sunnah dan umrah sunnah.

“Tidak terasa jamaah haji kloter 35 sudah berada di Tanah Suci selama kurang lebih empat minggu. Rencananya, Sabtu 15 September pukul 14.00 waktu Arab Saudi jamaah haji menuju Madinah,” ungkap Kasrum.

Sementara itu, Ketua Yayasan Fastabiqul Khairat, Haji Rudi, mengatakan, salah satu keuntungan berangkat ke Tanah Suci paling akhir adalah jamaah haji yang berusia lanjut dapat beribadah dengan mudah dan tenang tanpa ada gangguan keramaian dan berdesak-desakan.

“Inilah enaknya kalau kloter terahir, kita bebas beribadah, khususnya bagi orang tua. Saat jamaah ramai dan padat, tidak mungkin kita berani antar ke Masjidil Haram, tapi dalam kondisi sudah tidak ramai lagi kita sudah berani antar ke Ka'bah,” terang Rudi.

Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved