Kasus Fee 30 Persen Proyek Pemkot, Begini Pengakuan Mario David

Mario mengaku, sebelum bergabung di Komisi A DPRD Makassar, ia merupakan anggota komisi D.

Kasus Fee 30 Persen Proyek Pemkot, Begini Pengakuan Mario David
ABD AZIS/TRIBUN TIMUR
Ketua Fraksi Nasdem DPRD Makassar, Mario David 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Abdul Aziz Alimuddin

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Fraksi Partai Nasdem Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Mario David, memastikan dirinya tidak pernah diperiksa terkait dugaan menerima fee atau uang jasa sebesar 30 persen dari camat dan SKPD di lingkup Pemkot.

"Saya tidak pernah diperiksa terkait kasus apapun," ungkap mantan Sekretaris Komisi A DPRD Makassar itu via pesan Whatsapp, Selasa (11/9/2018).

Mario mengaku, sebelum bergabung di Komisi A DPRD Makassar, ia merupakan anggota komisi D.

Dan hanya enam bulan di komisi A, ia kemudian pindah ke Komisi B DPRD Makassar.

"Sekarang saya di komisi B dinda. Yang gantikan saya di komisi A itu pak Irwan Djafar. Baku tukar-ji," tegas Mario.

Baca: Diduga Terima Fee Proyek Drainase, Said: Itu Tidak Benar!

Salah satu anggota DPRD Makassar yang enggan disebutkan namanya mengakui jika dia pernah di komisi A.

Namun tidak pernah diperiksa terkait kasus dugaan fee 30 persen.

"(Saya tidak pernah dipanggil," katanya di Makassar.

Sementata sejumlah anggota DPRD Makassar lainnya tak merespon pertanyaan Tribun Timur.

Halaman
12
Penulis: Abdul Azis
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved