Sudah Ada Formasinya, Jatah CPNS untuk Luwu Timur Hanya 250 Orang, Dominasi Guru

Warga dihimbau mewaspadai praktek penipuan mengatasnamakan penerimaan calon CPNS tahun 2018.

Sudah Ada Formasinya, Jatah CPNS untuk Luwu Timur Hanya 250 Orang, Dominasi Guru
TRIBUN TIMUR/IVAN ISMAR
Bupati Luwu Timur, Thorig Husler 

Laporan Wartawan TribunLutim.com, Ivan Ismar

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - Kabupaten Luwu Timur hanya dijatah 250 calon pengawai negeri sipil (CPNS) dari KemenPAN-RB tahun 2018.

Itu sesuai penyampaian Bupati Luwu Timur, Thorig Husler di Kantor DPRD Luwu Timur, Senin (10/9/2018).

"Kami sampaikan hanya sedikit yang kita dapatkan hanya 250 orang (cpns)," kata Husler.

Jumlah tersebut terbagi lagi untuk formasi khusus K2 24 orang, tenaga guru 110 orang, tenaga kesehatan 96 orang dan tenaga teknis 20 orang.

Diberitakan sebelumnya, warga dihimbau mewaspadai praktek penipuan mengatasnamakan penerimaan calon CPNS tahun 2018.

Baca: Formasi CPNS Bantaeng Sudah Ada, Diumumkan Besok

Baca: Info CPNS - Formasi Lengkap Penerimaan CPNS di Jeneponto, Kuota Terbanyak Tenaga Pendidik

Itu disampaikan Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Luwu Timur, Kamal Rasyid kepada TribunLutim.com, Sabtu (8/9/2018).

Rencananya pembukaan akan dimulai pada 16-20 September 2018. Lowongan cpns yang disediakan mencapai 238.015.

Kamal menganjurkan CPNS mempedomani aturan resmi penerimaan cpns utamanya situs resmi BKN sscn.bkn.

Termasuk tidak melayani SMS, WA, telepon dari pihak mana pun yang tidak jelas statusnya. "Apalagi yang mengatasnamakan panitia seleksi penerimaan cpns," ujarnya.

Ia pun menyarankan untuk hal yang bersifat konsultatif agar datang langsung di Kantor BKPSDM Luwu Timur.

Adapun formasi CPNS prioritas yang sudah diusulkan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur sebanyak 1.408 orang.

Jumlah itu terdiri dari 836 guru, 502 tenaga kesehatan dan 70 tenaga teknis. Adapun jumlah PNS aktif di Pemkab Luwu Timur per Agustus 2018 sebanyak 3.897 orang.(*)

Penulis: Ivan Ismar
Editor: Hasriyani Latif
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved