Mabes Polri Segera Bidik Tersangka Kasus Fee 30 Persen Makassar

Kasus fee 30 persen anggaran sosialisasi SKPD Kecamatan se-Kota Makassar ini mulai diselidiki tim penyidik Polda Sulsel awal tahun 2018.

Mabes Polri Segera Bidik Tersangka Kasus Fee 30 Persen Makassar
Google.com
Ilustrasi korupsi

Laporan Wartawan Tribun Timur, Darul Amri Lobubun

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Bareskrim Mabes Polri segera membidik tersangka, dalam kasus Fee 30 persen di SKPD Pemkot Makassar.

Dirtipikor Bareskrim Polri, Kombes Pol Erwanto Kurniadi mengungkapkan, tim Dittipikor Polri dalam waktu dekat akan segera lakukan gelar perkara kasus itu.

"Masih proses sidik, tidak berapa lama lagi akan gelar perkara untuk penetapan tersangka, mohon sabar ya," ungkapnya dikonfirmasi tribun, Senin (10/9/2018).

Seperti diketahui, kasus fee 30 persen anggaran sosialisasi SKPD Kecamatan se-Kota Makassar ini mulai diselidiki tim penyidik Polda Sulsel awal tahun 2018.

Baca: Sudah 11 Anggota Dewan Diperiksa Mabes Polri Terkait Kasus Fee 30 Persen Pemkot Makasasr

Sejak ditangani tim Ditreskrimsus Polda, Camat, anggota DPRD Makassar, hingga Kepala Dinas, dan Walikota Makassar Danny Pomanto juga ikut diperiksa.

Kasus ini pun diambil alih tim penyidik Bareskrim Mabes Polri pada awal Juli 2018. Dan kemudian penyidik Mabes Polri kembali memeriksa para saksi.

Kombes Erwanto Kurniadi mengaku, sejauh ini ada empat saksi yang sudah mengikuti proses pemeriksaan. Baik di Kota Makassar maupun di Mabes Polri.

"Iya, ada tiga anggota DPRD Makassar yang sudah kami periksa, mereka ialah RP, JP dan SUP. Kalau Walikota diriksa di kota Makassar," ujar Kombes Erwanto.

Erwanto enggan menyebut nama tiga anggota DPRD Kota Makassar. Namun informasi yang dihimpun, tiga anggota DPRD tersebut dari anggota Banggar.

Baca: Tim Mabes Polri Periksa Saksi Kasus Fee 30 Persen Pemkot Makassar di SPN Batua

Diketahui, beberapa nama anggita di Banggar DPRD Makassar diantaranya, Adi Rasyid Ali, Rahman Pina, Supratman, Jufri Pabe, Fasruddin Ruslin dan lainnya.

Kata Kombes Pol Kurniadi, tiga anggota DPRD Makassar tersebut jalani proses pemeriksaan di Manes Polri. Sedangkan Walikota Danny di SPN Batua, Makassar.

"Jadi hanya tiga anggota DPRD Kota Makassar yang kami periksa di Mabes Polri (Jakarta), kalau Walikota itu kami periksa di SPB Batua," jelasnya. (dal)

Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved