CPNS 2018

Ini Daftar Formasi CPNS di Sulsel dan Sulbar: Wajo 309 Orang, Sinjai 250, Jeneponto Butuh 3 Dokter

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo misalnya mendapatkan jatah 309 orang dari 2.000 yang diusulkan dalam seleksi CPNS 2018

Ini Daftar Formasi CPNS di Sulsel dan Sulbar: Wajo 309 Orang, Sinjai 250, Jeneponto Butuh 3 Dokter
sscn.bkn.go.id - 7 Info Baru Pendaftaran CPNS 2018: Bocoran Isi Juknis, Kuota, Jadwal, & Pantai Menpan.go.id 

- Bidang Lainnya:

Insinyur Sipil tiga orang, Arsitek satu orang, Perencanaan Wilayah satu orang, Komputer satu orang, Pengelolah Data satu orang Analisjs SDM dua orang.

Sarjana Hukum tiga orang Analisis Mutu Prodak Ekenomi Pembangunan minimal berijasah S-1 satu orang, Agrobisnis satu orang, Ilmu Sosial dua orang, Sarjana Pustakawan satu orang dan Hubungan Internasional satu orang.

Formasi diatas diperoleh dari dokeman Humas Pmekab Jeneponto yang tersebar di media sosial facebook.

Validasi atau kebenaran info itu telah terkonfirmasi ke Penjabat Sekda Jeneponto Dr Syafruddin Nurdin.

"Formasi tersebut tadi saya serahkan ke pak bupati (Iksan Iskandar) dalam amplop tertutup disaksikan oleh Kepala BKPSDM (Arifin Nur) dan inspekrorat  Jeneponto (Yusuf Pakihi), dalam acara coffee morning. Dan selanjutnya dibuka dan dibacakan oleh pak bupati (Iksan Iskandar dihadapan peserta coffe morning," kata Penjabat Sekda Jeneponto, Dr Syafruddin Nurdin

Rincian Formasi CPNS 2018 di Provinsi Sulawesi Barat

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mengumumkan rincian formasi dan penempatan kebutuhan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran 2018.

Untuk penerimaan tahun anggaran 2018, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, mendapatkan jatah sebanyak 280 orang dari 298 yang diusulkan ke Badan Kepegawaian Nasional (BKN) pada bulan Juni lalu.

Dari 280 jatah penerimaan CPNS Pemerintah Sulawesi Barat, terdiri dari beberapa formasi, masing-masing guru dan tenaga kependidikan 191 orang, tenaga kesehatan 59 orang dan tenaga teknis fungsional 48 orang.

Halaman
1234
Penulis: St Hamdana Rahman
Editor: Ardy Muchlis
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help