Hal ini yang Bikin Pemkot Ambon Ingin Belajar di Makassar

Menurutnya, Kota Makassar dipilih untuk tempat belajar karena dianggap sudah terbukti dan teruji untuk itu.

Hal ini yang Bikin Pemkot Ambon Ingin Belajar di Makassar
HANDOVER
Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Fahrizal Syam

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy kembali bertandang ke Makassar, Senin (10/9/2018).

Kunjungannya kali ini guna melakukan study tiru dengan berbagai hal terkait perkembangan program inovasi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.

Richard dan 80 orang rombongannya yang terdiri dari Wakil Wali Kota Ambon, Sekkot Ambon, Ketua dan Wakil Ketua DPRD Ambon, 9 Ketua Fraksi DRPD Kota Ambon, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Ambon, serta seluruh Camat dan Lurah.

Richard mengatakan, Pemkot Ambon harus belajar banyak hal khususnya kemajuan Kota Makassar saat ini, yang menjadi pintu gerbang Indonesia Timur.

Baca: Wali Kota Ambon Boyong Kepala SKPD dan DPRD Study Tiru di Makassar

"Kita bicara soal masa depan kita, kita harus jujur, harus banyak belajar dari Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia Timur, kalau tidak bisa saja kota -kota di Indonesia Timur tertinggal," kata dia.

Menurutnya, Kota Makassar dipilih untuk tempat belajar karena dianggap sudah terbukti dan teruji untuk itu.

"Kami tertarik hampir semua bidang sektor, dan terkhusus sombere dan smart city. Ini adalah pendektan umum, saya sudah bicara dengan pak wali, nanti antara dinas dengan dinas akan koneksi bagaimana penanganan sampah yang baik, dan lain-lain, itu semua akan kita tindak lanjuti," terangnya.

Richard menambahkan, Makassar dari dulu menjadi parameter Kota Ambon.

Baca: Di Ambon, Danny Pomanto Santap Papeda Usai Memancing

"Setelah beberapa kali kunjungan dan presentasi pak wali, saya bilang wah ini harus kita buka diri untuk belajar. Kalau tidak, mungkin Ambon juga akan maju tapi terlambat. Kita harus ambil langkah revolusioner, sama yang terjadi di Makassar," ucapnya.

"Ada beberapa yang akan jadi perhatian kita, utamanya soal pelayanan publik, kesehatan dan pendidikan, ini akan segera kita laksanakan dalam waktu dekat," tutup Richard.(*)

Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Mahyuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help