Home »

Opini

OPINI

Catatan Untuk Gubernur Baru Sulawesi Selatan

Penulis Amir Muhiddin, Dosen Fisip Unismuh Makassar dan anggota Forum Dosen Majelis Tribun

Catatan Untuk Gubernur Baru Sulawesi Selatan
HANDOVER
Anggota Forum Dosen Tribun Timur, Amir Muhiddin berhak menyandang gelar Doktor (Dr) setelah memaparkan ringkasan disertasinya pada Ujian Promosi Doktor di Aula Lt 5 Gedung Pascasarjana UNM, Kamis (30/3/2017). 

Pembenahan ini tentu saja terkait penguatan fungsi birokrasi sebagai garda terdepan melaksanakan program andalan yang selama ini dikemukakan saat kampanye yang meliputi tiga rencana strategis. Pertama percepatan pembangunan infrastruktur jalan provinsi.

Kedua, membangun fasilitas kesehatan yang berkualitas dan merakyat yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat Sulawesi-Selatan.

Yang ketiga, pengembangan pusat industri untuk menunjang perekonomian tiap daerah. Pusat industri penting keberadaanya, karena bisa menyerap tenaga kerja dan mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Starting poin
Pembenahan birokrasi adalah starting point untuk langkah-langkah kerja yang penting dan strategis berikutnya.

Langkah-langkah ini tentu saja tidak terlepas dari upaya untuk memberi penguatan dan eksistensi birokrasi dengan alasan-alasan berikut: Pertama langkah sterilisasi bagi para perumus dan pelaksana kebijakan.

Sebab disadari benar bahwa birokrasi, terutama saat pemilihan mengalami pengaruh-pengaruh politik, tekanan-tekanan politik, terkontaminasi dengan janji jabatan dan sebagainya.

Oleh sebab itu mereka masih mengalami trauma, tekanan psikologis, bahkan secara kejiwaan mungkin mengalami “split personality” atau mungkin mengalami kepribadian ganda.

Pejabat-pejabat seperti ini sulit untuk bekerja mandiri, kreatif dan inovatif, dan oleh sebab itu harus diterapi sebelum bekerja agar bisa produktif lagi.

Alasan kedua adalah eksistensi birokrasi itu sendiri sebagai pelayan, baik di internal maupun eksternal sebagai Pelayan Publik.

Langkah pembenahan ini tentu ini sangat tepat karena birokrasi adalah tulang punggung pelaksanaan program kerja, baik dimasa transisi dalam arti menyelesaikan program gubernur terdahulu yang sementara berjalan seperti kereta api, Stadion Barombong, Centre Point of Infonesia (CPI) maupun program kerja yang disampaikan melalui janji-janji ketika dia berkempanye di depan publik.

Halaman
123
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help