Bantaeng Panen Perdana Bawang Merah Batu Ijo Bantuan Kementan

Secara karakteristik menurutnya hampir sama dengan bawang merah varietas super phillip yang kini sedang populer dibudidayakan

Bantaeng Panen Perdana Bawang Merah Batu Ijo Bantuan Kementan
Edi Hermawan/TribunBantaeng.com
Panen bawang merah varietas Batu Ijo di Desa Bonto Rannu, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng. 

Laporan Wartawan TribunBantaeng.com, Edi Hermawan

TRIBUNBANTAENG.COM, BANTAENG - Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng sudah mulai panen bawang merah yang merupakan bibit bantuan dari Kementerian Pertanian RI, Senin (10/9/2018).

Bantuan yang didapat Pemkab Bantaeng tersebut untuk pertanaman 50 hektar. Dikelola oleh 10 kelompok pemanfaat dengan varietas yang masih baru di Bantaeng yaitu Batu Ijo.

"Ini bibit yang baru masuk di Bantaeng dengan varietas Batu Ijo Bantuan dari Kementerian Pertanian RI," kata PPL Pertanian Desa Bonto Rannu, Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng, Kasman kepada TribunBantaeng.com.

Dia menjelaskan bahwa bawang varietas Batu Ijo tersebut mempunyai kelebihan dari jumlah produksi. Sebab jika menanam satu umbi, saat panen bisa menghasilkan 7-8 umbi.

Secara karakteristik menurutnya hampir sama dengan bawang merah varietas super phillip yang kini sedang populer dibudidayakan pada wilayah Kecamatan Uluere, Kabupaten Bantaeng.

"Varietas ini punya kelebihan tahan terhadap penyakit dengan hasil yang juga bagus, karakteristiknya hour sama dengan bawang merah yang sudah populer di Uluere," tuturnya.

Dengan hasil panen petani rata-rata berkisar 7-8 umbi itu dirasanya sangat menguntungkan, karena jika menanam sekitar 100 kg maka petani bisa panen 7-8 ton.

Penulis: Edi Hermawan
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help