Anak Makassar Juara di Festival ke-75 Film Internasional Venise

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah juga mengapresiasi. Melalui akunnya, Nurdin mengaku turut bangga sebagai warga Sulsel, ada sineas juara Internasional,

Anak Makassar Juara di Festival ke-75 Film Internasional Venise
dok_instagram/@ditsmad
Sineas muda Makassar Aditya Ahmad (29), kedua dari kanan, bersama produser Miles Mira Lesmana dan Riri Riza, dan pemeran lain fil Kado (The Gift) saat menerima tropi juara Film Pendek terbaik di ajang ajang 75th Venice International Film Festival 2018, Sabtu (9/9/2018) di Venesia. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- "Kabar gembira dari Venezia! Film pendek terbaru Miles Films yang berjudul Kado, dengan sutradara Aditya Ahmad dan produser Mira Lesmana & Riri Riza, baru saja memenangkan penghargaan Orizzonti untuk kategori Film Pendek Terbaik pada ajang 75th Venice International Film Festival 2018'.”

Demikian postingan akun resmi @MileFilm yang diunggah, Minggu (9/9/2018) siang, di akun resmi instagram produser film ternama Tanah Air itu.

Aditya menerima trofi penghargaan Orizzonti dari kritikus film Perancis dan Direktur Cinematheque Francaise, Frederic Bonnaud, Sabtu (8/9/2018) waktu setempat.

Adit, sapaan Aditya Ahmad, adalah sineas muda kelahiran Makassar.

Dia alumnus Institut Kesenian Makassar.

aditya Ahmad_Kado1
aditya Ahmad_Kado1 (dok_instagram/@ditsmad)

Film 'KADO (The Gift)' menang setelah bersaing dengan 12 film pendek lainnya dari berbagai negara.

Film ini berkisah tentan anak Makassar yang dapat hadiah.

Dari keterangan tertulis Miles Films, KADO merupakam film pendek berdurasi 15 menit. Logat film ini, asli Makassar.

Bercerita tentang Isfi yang bersemangat menyambut ulang tahun Nita.
Untuk dapat menyiapkan kado istimewa di kamar Nita, Isfi harus mengenakan rok panjang dan hijab.

Isfi merupakan teman lama Aditya sekaligus pemeran utama dalam film pendeknya yang lain, Sepatu Baru (2014). Aditya terinspirasi membuat KADO ketika kembali bertemu Isfi yang kini sudah beranjak remaja. “Saya bisa merasakan betul keresahan Isfi yang selalu merasa beda atau dibedakan di lingkungannya. Saya ingin bercerita tentang pergulatan remaja seperti Isfi dalam menemukan identitasnya," kata Aditya dalam keterangan tertulisnya.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah juga mengapresiasi. Melalui akunnya, Nurdin mengaku turut bangga sebagai warga Sulsel bisa ikut serta berkompetisi di ajang Internasional,
@ditsmad seorang pemuda asal Sulsel ini memenangkan kompetisi “Best Short Film” pada ajang Venice International Film Festival 2018. Teruslah berkarya anak bangsa! buat negerimu bangga!” demikian tulis Nurdin.

Ini adalah film kedua, sineas ini yang tampil di level dunia. Tahun 2014 lalu, film pendek pertamanya, ‘Sepatu Baru’, sekaligus jadi tugas akhir ‘skripsinya” di IKM, juga masuk nominasi dan meraih pujian di Festival Film Berlinale, Festival Film Internasional Berlin.

Tak hanya itu, Aditya Ahmad juga pernah meraih predikat film pendek Asia Tenggara terbaik di Festival Film Internasional Singapura tahun 2014

Film Miles Production berlatar Makassar lain, yang juga meraih penghargaan terbaik Festifal Film Indonesia (FFI) 2016 adalah ATHIRAH, film ini berkisah latar perjuangan kehidupan ibu kandung Jusuf Kalla.

Penulis: Alfian
Editor: Thamzil Thahir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved