Tahun Baru Islam - Diajarkan Rasulullah SAW, ini Lafadz Doa Akhir Tahun & Doa 1 Muharram

Ada baiknya kita mengakhiri tahun ini dengan memanjatkan doa dan minta pengampunan.

Tahun Baru Islam - Diajarkan Rasulullah SAW, ini Lafadz Doa Akhir Tahun & Doa 1 Muharram
Tahun Baru Islam 1440 

1.Bahwa pada zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan Abu Bakr tidak dikenal tahun baru hijriyah,

2. Alasan Umar menetapkan acuan tahun hijriyah adalah untuk menandai setiap peristiwa dan menertibkan kegiatan korespondensi dengan wilayah lain.

Atau dengan bahasa sederhana, latar belakang penetapan tahun hijriyah di zaman Umar, lebih terkait pada kepentingan administrasi dan tidak ada hubungannya dengan ibadah.

3. Segala bentuk ritual ibadah, baik shalat di malam pergantian tahun atau doa tahun baru, atau puasa akhir tahun, dan seterusnya, sama sekali tidak pernah dikenal di zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam maupun para sahabat,

4. Ketika Umar menetapkan tanggal 1 Muharram sebagai hari pergantian tahun, beliau tidak memerintahkan masyarakat untuk memeriahkan hari itu sebagai hari istimewa.

Karena itulah, para ulama sejak masa silam, mereka tidak pernah menganjurkan adanya ibadah khusus, apapun bentuknya, di tahun baru hijriyah.

Bahkan para ulama mengingkarinya.

Sementara doa yang tersebar di masyarakat, yang bunyinya, "Ya Allah, tampakkan bulan itu kepada kami dengan membawa keberkahan dan keimanan, keselamatan dan Islam…dst."

Doa ini shahih, diriwayatkan Ahmad, Turmudzi dan yang lainnya, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth.

Hanya saja, doa ini bukan doa awal tahun, namun doa awal bulan.

Dianjurkan untuk dibaca setiap awal  bulan qamariyah.

Mengkhususkan doa ini hanya ketika tahun baru hijriyah, termasuk menyalahi fungsi dari doa tersebut.

Sementara itu, dikutip dari Mysumber.com, di kalangan masyarakat Malaysia, doa ini paling sering dibaca.

1
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help